Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHAPAN kampanye Pemilu 2024 memasuki masa akhir pada hari ini, Sabtu (10/2) setelah berjalan selama 75 hari. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pun bakal segera menurunkan alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, maupun bendera peserta pemilu, baik partai politik maupun kandidat calon presiden dan calon wakil presiden karena memasuki masa tenang jelang hari pemungutan suara pada Rabu (14/2).
Anggota Bawaslu RI Puadi mengatakan, berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15/2023 berkaitan tentang kampanye, masa tenang Pemilu 2024 jatuh pada 11-13 Februari 2024. Dalam masa tenang itu, peserta pemilu dilarang melakukan kegiatan kampanye, termasuk sosialisasi, silaturahmi, pentas seni, kegiatan keagamaan, dan sebagainya.
"Sehingga segala bentuk kampanye seperti pemasangan alat peraga kampanye dan penyebaran bahan kampanye harus dihentikan dan dibersihkan oleh peserta pemilu," terang Puadi, Sabtu (10/2).
Baca juga : Bawaslu Ingatkan Masa Tenang Merupakan Titik Kritis
Untuk kepentingan tersebut, ia menerangkan bahwa Bawaslu sudah memberikan arahan kepada jajaran pengawas pemilu untuk memberikan imbauan penurunan dan pembersihan alat peraga serta bahan kampanye. Jika sampai Minggu (11/2) tidak diturunkan atau dibersihkan, penertiban oleh pihak berwenang pun bakal dilakukan.
"Pengawas pemilu akan melakukan koordinasi dengan pihak KPU, Satpol PP, dan kepolisian di wilayah kerja masing-masing dalam rangka penertiban alat peraga kampanye," terangnya.
Senada, anggota Bawaslu RI lainnya, Lolly Suhenty juga menegaskan pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah elemen, termasuk KPU, Satpol PP, dan partai politik untuk penertiban alat peraga kampanye jelang masa tenang. Ia mengatakan penurunan alat peraga kampanye mulai dilakukan malam ini.
Baca juga : Bawaslu Copot Paksa Baliho Besar Ganjar-Mahfud di Boyolali
"Dini hari. 10 (Februari) malam jelang pergantin hari," tandas Lolly. (Z-10)
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
MENYIKAPI wacana kembalinya Pilkada ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan segera menyusun langkah antisipasi.
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari komitmen Bawaslu sebagai institusi negara yang turut hadir merespons bencana alam di Sumut, di luar fungsi utamanya sebagai lembaga pengawas pemilu.
Bawaslu harus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik bersumber dari data yang sahih, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
inDrive berupaya menjawab tantangan lonjakan permintaan penumpang di Bandung yang belum sepenuhnya diimbangi ketersediaan armada,
Kampanye #PlayMyWay dilakukan sepanjang 2025 dengan berbagai aktivitas yang merangkul berbagai pihak untuk menghadirkan pengalaman autentik.
Revisi UU Pemilu, pergeseran fokus dari sanksi pidana ke sanksi administratif yang dinilai lebih memberikan efek jera kepada peserta pemilu.
Kampanye di era digital menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
BLP Beauty, merek kecantikan lokal yang didirikan oleh Lizzie Parra, bekerja sama dengan Du Anyam, sebuah kewirausahaan sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan
WARGA Jakarta dikejutkan oleh pemandangan tidak biasa pada Jumat, (18/7). Tiga unit mobil sport supercar dengan desain visual mencolok, bersama tiga truk LED bergaya futuristik,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved