Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CO-CAPTAIN Tim Pemenangan Nasional (Timnas) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), Sudirman Said, menilai rakyat sudah tak tahan ingin ada perubahan. Hal ini terlihat dengan masifnya gerakan nazar pemilu di media sosial (medsos) yang didominasi pendukung Anies-Muhaimin.
"Atas semua ini, dalam benak saya tersimpan tanda tanya sekaligus harapan besar, jangan-jangan rakyat sudah demikian tak tahan menunggu lahirnya perubahan," kata Sudirman, Rabu (10/1).
Sudirman mengatakan rakyat sudah tak tahan terhadap kondisi demokrasi yang memburuk. Selain itu, perilaku elite politik yang cenderung ugal serta abai norma kepatutan ikut menjadi faktor.
Baca juga: Jokowi Disarankan Datang Langsung saat Debat Pilpres
"Dalam suasana batin demikianlah rakyat membangun komitmen, bahu-membahu bersama orang banyak untuk menaruh apa saja sebagai alat untuk menyukseskan perjuangan. Nazar pilpres adalah salah satunya," ucap Sudirman.
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu menuturkan fenomena nazar pemilu merupakan cerminan adanya upaya keras dan optimisme tinggi Amin bakal memenangi Pilpres 2024. Sudirman juga mengapresiasi ragam janji yang terucap dari nazar yang disampaikan publik.
Baca juga: Ini Alasan Ganjar Beri Prabowo Nilai 5
"Kita bersyukur di antara janji-janji yang diucapkan, tak terlihat ada janji untuk melakukan keburukan. Kita juga paham bahwa nazar yang diucapkan itu adalah janji pada diri sendiri, tidak ada yang meminta atau mewajibkan," ujar Sudirman.
Gerakan nazar nasional melalui tagar #nazarpemilu sempat menjadi trending topik. Beragam nazar warganet diungkapkan, mulai dari barang hingga jasa. (Z-6)
Sebelum akhirnya pengakuan Sabrina Chairunnisa tentang perceraiannya dengan Deddy Corbuzier, isu keretakan rumah tangga mereka sudah terdengar.
Formula intentional leadership mencakup nilai, tujuan, dan disiplin yang menjadi fondasi kepemimpinan berkelanjutan.
Partai politik yang mengedepankan kejujuran akan membuat partai tersebut terbuka dan dinamis.
Hampir 70 persen upaya transformasi terhenti atau gagal, sering kali disebabkan oleh tujuan yang tidak jelas, kurangnya dukungan karyawan, dan tidak adanya struktur perubahan yang kuat.
SEKRETARIS Jenderal JATMA Aswaja Helmy Faishal Zaini menekankan pentingnya peran organisasi tarekat dalam melahirkan kemaslahatan bagi umat.
DEWASA ini, kita menyadari bahwa masyarakat informasi dengan kemajuan teknologi informasi dan big data telah menjadi tantangan besar bagi perpustakaan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
POLITIK uang atau money politics di Indonesia telah menjadi masalah sistemis yang merusak kualitas demokrasi dan mengancam integritas pemilu.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Dalam situasi tersebut, kemunculan partai baru justru memunculkan tanda tanya besar soal tujuan pendiriannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved