Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KUBU Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN) merespons penilaian debat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut jangan menyerang personal. Anies ditegaskan tak pernah dalam posisi menyerang kompetitor.
"Apa yang Pak Anies sampaikan kami rasa tidak ada yang menyerang personal," kata juru bicara (jubir) Tim Pemenangan Nasional (Timnas) AMIN Billy David Nerotumilena di Markas Pemenangan Timnas AMIN, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/1).
Billy menekankan Anies sudah mengikuti ketentuan dalam debat. Penilaian Kepala Negara disebut bentuk subjektivitas.
Baca juga : Dapat Cacian Kata Kasar saat Debat, Anies Kembali Ingatkan Etika
"Kalau penilaian meskipun kapasitas beliau sebagai presiden saya rasa perspektif seperti itu masuknya ke ranah subsjektif atau personal," ucap Billy.
Baca juga : Survei: Elektabilitas Anies-Muhaimin Menanjak di Luar Jawa
Billy menduga hal yang diterjemahkan menyerang itu terkait dengan Anies menyinggung Prabowo Subianto memiliki tanah seluas 340 ribu hektare di Indonesia. Hal itu ironis karena lebih dari separuh prajurit TNI, tidak memiliki rumah dinas.
Hal yang dibeberkan Anies itu rupanya berdasarkan data yang diungkapkan Presiden Jokowi pada debat kedua capres Pilpres 2019. Jokowi dan Prabowo menjadi kontestan.
"Pak Anies sudah disclaimer dari awal bahwa itu kutipan ketika Pak Jokowi melakukan debat 2019. Jadi sebenarnya data yang diulang saja dan juga saya rasa sifatnya bukan personal, karena kita punya data perbandingan," jelas Billy.
Sebelumnya, Jokowi mengatakan debat seperti itu kurang memberikan pendidikan dan edukasi bagi masyarakat, apabila sudah menyerang secara personal dan tidak berhubungan dengan substansi debat. Debat ketiga capres membahas hubungan internasional, geopolitik, serta pertahanan.
"Kalau sudah menyerang personal, pribadi yang tidak ada hubungan dengan konteks debat tadi malam mengenai hubungan internasional, mengenai geopolitik, mengenai pertahanan dan lain-lain, saya kira kurang memberikan pendidikan, kurang mengedukasi masyarakat yang menonton," jelas Jokowi di Serang, Banten. (Z-8)
DALAM waktu kurang dari 54 hari, nasib Wakil Presiden Kamala Harris dan Donald Trump ditentukan saat rakyat Amerika memberikan suara mereka pada pemilu 2024.
DEBAT sengit antara Wakil Presiden AS Kamala Harris dan mantan presiden Donald Trump pada Selasa (10/9) malam membahas isu ekonomi, imigrasi, aborsi, demokrasi, dan perubahan iklim.
MODERATOR debat presiden, Selasa (10/9), mengizinkan Wakil Presiden Amerika Seikat (AS) Kamala Harris mengulang klaim palsu tentang pemerkosaan pada 7 Oktober.
Kedua kandidat capres ini belum pernah bertemu sebelumnya dan perdebatan diduga akan berlangsung dengan gaya yang kontras.
Anies akan mendapatkan elektoral dari debat. Ini akan mempengaruhi mereka semakin mantap untuk menentukan pilihannya ke pasangan Anies-Muhaimin
Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Timnas Amin) mengaku bergembira jika Prabowo-Gibran dan Ganjar-Mahfud setuju dengan perubahan.
Keberhasilan Partai Gerindra dan Prabowo Subianto saat ini merupakan akumulasi dari kedisiplinan organisasi dan kesediaan untuk melewati proses panjang yang tidak instan.
Terlebih, hasil survei terkini Median menempatkan elektabilitas Anies dan KDM masuk tiga besar di bawah Prabowo.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved