Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menanggapi gelagat calon presiden (capres) nomor urut 2 Prabowo Subianto saat debat. Prabowo dinilai mudah terpelatuk oleh pertanyaan dan pernyataan capres lain.
“Pak Prabowo dari awal emosional. Semua orang tahu dia emosional,” kata Jazilul di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa, (12/12)
Jazilul mengatakan hal itu terbukti dari tensi sepanjang debat perdana. Prabowo dinilai memiliki tensi paling tinggi.
Baca juga : Anies Berbicara Sesuai Fakta Saat Debat
"Tapi itu kan style, tidak ada soal. Kata Pak Prabowo biarlah rakyat yang memilih dan menentukan," ujar Asisten Pelatih Tim Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) itu.
Baca juga : Anies tidak Main-main Soal Kebebasan Berpendapat
Jazilul memaparkan contoh lainnya saat Prabowo ditanya terkait hak asasi manusia (HAM). Prabowo kembali menyerahkan penilaian pada masyarakat.
Selain itu, Prabowo sempat memotong pernyataan Anies. Awalnya, Prabowo bertanya apa yang dilakukan Anies dalam menangani polusi di Jakarta saat menjadi gubernur. Apalagi, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Jakarta tertinggi se-Indonesia.
Anies menjelaskan dengan contoh saat menangani covid-19. Prabowo langsung memotong ucapan Anies.
"Saya tanya soal polusi, Pak. Bukan covid-19," ucap Prabowo.
"Boleh saya selesaikan jawab dulu?" balas Anies.
Jazilul menyebut sikap itu menjadi bukti lain bahwa Prabowo emosional. Hal itu dinilai sudah menjadi tabiat Prabowo.
"Sudah wataknya lah memotong dan keras," tutur dia. (Z-8)
PKB menyebut arah kebijakan tersebut sebagai penerapan ekonomi konstitusi yang berpijak pada Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
PKB mendukung langkah-langkah diplomasi Presiden Prabowo Subianto, termasuk keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP).
Menurut Muhaimin, kepemimpinan Prabowo tidak hanya relevan untuk satu periode, tetapi juga memiliki potensi keberlanjutan.
Menurutnya, seorang tokoh agama memikul tanggung jawab moral yang besar untuk menjadi teladan bagi umat, bukan justru terlibat dalam tindakan kekerasan.
Isu utama menuju Pemilu 2029 bukanlah sekadar penghapusan PT
Hanif diharap memenuhi panggilan. Keterangan eks Menteri itu dibutuhkan untuk mendalami aliran uang terkait kasus Hery.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved