Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman masih menjalani perawatan medis usai dinyatakan sakit saat diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (14/9). Dia merupakan tersangka kasus dugaan rasuah dalam izin eksplorasi, usaha pertambangan, dan operasi produksi di wilayahnya.
"Masih di rumah sakit, kita hubungi keluarganya, ini sakit pak," kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur di Jakarta, Selasa (19/9).
Asep menjelaskan Aswad sejatinya hendak ditahan saat diperiksa Kamis lalu. Namun, tim medis menyatakan kondisi kesehatannya tidak memungkinkan. "Setelah dicek kesehatan itu ternyata sakit. Nah, karena sakit makanya kita rujuk lah ke rumah sakit," ujar Asep.
Baca juga: Kemungkinan Tersangka Kasus Dana Operasional Rp1 Triliun Lukas Enembe Lebih Dari Satu
KPK membawanya ke Rumah Sakit Mayapada untuk diperiksa saat itu. Dokter di sana menyarankan perawatan untuk sementara waktu. "Dari dokter di sana menyatakan ini harus diopname. Jadi, tidak mungkin lah kita melakukan penahanan," ucap Asep.
KPK tidak bisa memaksakan kehendak untuk menahan Aswad jika dalam kondisi sakit. Apalagi, kata Asep, dia sudah berumur. "Beliau juga kan sudah lanjut usia ya, sudah berumur. Nah, ini menurut penilaian dokter ini bahaya, atau ini tidak layak," kata Asep.
Baca juga: KPK Ogah Pusingkan Tafsiran Berpolitik Jelang Pemilu
Aswad Sulaiman ditetapkan sebagai tersangka korupsi pemberian izin pertambangan nikel. Aswad diduga melakukan korupsi terkait izin eksplorasi, izin usaha pertambangan, dan izin operasi produksi di wilayahnya.
Aswad juga diduga merugikan negara hingga Rp2,7 triliun. Angka itu berasal dari penjualan produksi nikel yang melalui proses perizinan yang melawan hukum.
Saat itu, Aswad langsung mencabut secara sepihak kuasa pertambangan, yang mayoritas dikuasai PT Antam. Setelah pencabutan secara sepihak itu, Aswad malah menerima pengajuan permohonan izin eksplorasi dari delapan perusahaan hingga diterbitkan 30 surat keputusan kuasa permohonan eksplorasi.
Dari seluruh izin yang diterbitkan, beberapa telah sampai tahap produksi hingga diekspor. Perbuatan itu berlangsung hingga 2014. Aswad diduga menerima Rp13 miliar dari perusahaan-perusahaan tersebut. (Z-3)
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, meminta KPK agar membuka alasan penghentian perkara tersebut secara transparan dan rinci kepada publik.
MASSA dari Penyelamat Negara Demi Kemakmuran Rakyat (PENDEKAR) meminta Kejaksaan Agung mengusut mafia tambang di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
EKONOM dari The Reform Initiative, Wildan Syafitri, menyoroti ketimpangan gaji atau upah tenaga kerja asing (TKA) dan pekerja lokal di wilayah industri hilirisasi mineral.
Dari pengakuan tersangka, sepanjang jalan dari Jombor hingga TKP yang jaraknya sekitar 2 kilometer, teman perempuan MAT, melakukan blow job atau oral seks terhadap MAT.
Ada permintaan uang sebesar Rp50 juta dari Kapolsek untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap siswa D oleh Supriyani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved