Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
WULAN Guritno menghadiri panggilan penyidik Bareskrim Polri buntut dugaan mempromosikan judi online.
Menurut pantauan Media Indonesia, Wulan tiba di Bareskrim Polri pada pukul 10.40 WIB, Kamis (14/9). Ia terlihat mengenakan baju setelan hitam dengan celana warna putih.
"Iya sendiri mau silaturahmi. Nanti ya, enggak enak sudah ditungguin," singkat Wulan kepada awak media.
Baca juga: Tanggapan Wulan Guritno Perihal Promosi Judi Online
Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebutkan pemanggilan kali ini merupakan yang kedua kalinya bagi Wulan.
Pada pemanggilan pertama, Kamis (7/9), ia tidak dapat memenuhi pemanggilan dengan alasan kondisi kesehatan.
"Masih sesuai jadwal, hari ini (panggilan Wulan Guritno). Direncanakan bakal hadir," kata Vivid.
Baca juga: Game Online dan Judi Online Beda Tipis
Vivid juga menyebutkan bahwa pihaknya juga akan memanggil publik figur lainnya yang diduga ikut mempromosikan situs-situs judi online.
Kendati demikian, ia tidak merincikan lebih lanjut siapa saja sosok publik figur yang dimaksud itu.
"Ada (yang akan dipanggil). Datanya banyak," pungkasnya. (Z-6)
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Sepanjang 2025, PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 35,6 juta laporan.
Penurunan drastis ini, memiliki dampak sosial yang besar karena secara langsung menyelamatkan jutaan masyarakat dari kerugian finansial akibat perjudian.
Kunci keberhasilan Erwin Erlani lepas dari jerat judol adalah keberanian untuk merelakan kerugian fantastis tersebut.
KABARESKRIM Polri Komjen Wahyu Widada mengungkap pemberi gift ke Tiktokers Gunawan 'Sadbor' dan Supendi alias Toed
ANGGOTA DPR RI Fraksi PDIP Denny Cagur diduga mempromosikan judi online (judol). Polisi menindaklanjuti informasi keterlibatan komedian itu dengan melakukan pendalaman.
Polda Metro Jaya kembali menetapkan dua orang sebagai tersangka kasus perlindungan judi online yang melibatkan pegawai hingga staf ahli Kementerian Komdigi.
Ia mengaku siap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya memberantas judi daring yang merusak generasi muda.
Selain Gunawan, polisi juga meminta keterangan sejumlah warga lainnya
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merespon aduan masyarakat dengan memblokir akun Katak Bhizer @katakstvns.70 yang diketahui menyebar materi promosi judi online.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved