Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Amanat Nasional (PAN) berpeluang meraup suara dari warga Nahdlatul Ulama (NU) atau nahdliyin. Hal ini disebabkan PAN banyak mengusung calon anggota legislatif (caleg) yang berasal dari kalangan nahdliyin.
Pengamat politik dari Universitas Brawijaya, Anang Sujoko mengatakan langkah PAN mengusung caleg dari kalangan NU merupakan cara yang efektif. Sebab, para tokoh NU tersebut akan mampu meraup suara dari kalangan nahdliyin.
Cara tersebut, jelas Anang, merupakan langkah untuk meningkatkan daya elektoral PAN secara cepat di kalangan nahdliyin. Sebab, untuk mengubah persepsi kalangan NU agar memilih PAN secara organik akan memakan waktu lama. "Saya kira tidak akan mudah dan membutuhkan waktu,” ucapnya.
PAN banyak berisi nama-nama tokoh NU yang mayoritas berasal dari pesantren dan tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Timur.
Nama-nama tersebut yakni Gus Abdul Qodir dari Probolinggo, Gus Syaiful Nuri dari Pasuruan, dan Gus Afif dari Mojokerto. Mereka merupakan pengasuh serta pimpinan pesantren yang memiliki ketokohan untuk meraih simpati kalangan NU. (RO/R-2)
Waketum PAN Eddy Soeparno mengaku pihaknya terbuka dengan usulan mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD kembali menguat.
Selain di bidang ketenagakerjaan, Eddy juga menyoroti kebijakan kemandirian pangan yang mulai menunjukkan hasil positif.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
FRAKSI Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta menyatakan sikap tegas menolak kehadiran atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastic Championship 2025
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
MK membuat ketentuan hukum baru dengan mendetailkan bahwa pelaksanaan Pemilu lokal harus dilaksanakan antara dua atau dua setengah tahun setelah pemilu nasional.
Rizki juga menjelaskan dalam narasinya terlapor menganggap bahwa NU dan Muhammadiyah terlibat dalam politik praktis.
Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jakarta, Senin (5/1).
Yenny mengaku sempat ditelpon Luhut Panjaitan yang tidak setuju organisasi masyarakat (ormas) diberi tambang. Sejak awal pun, Luhut juga tidak mau tanda tangan, sebab mengelola tambang susah.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Pj Ketum PBNU Zulfa Mustofa menegaskan normalisasi akan dijalankan melalui komunikasi yang intensif dan menyeluruh.
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved