Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengungkapkan strategi partainya dalam mengusung Erick Thohir sebagai bakal calon wakil presiden adalah pilihan tepat.
Menurutnya, Erick memiliki prestasi yang dapat dilihat secara nyata. Itu membuat elektabilitasnya terus menguat. Dalam jajak pendapat yang dilaksanakan Lembaga Survei Indonesia (LSI) dengan tema Peta Kompetisi Pilpres dan Sikap Publik Terhadap Isu-Isu Nasional, nama Erick Thohir berada di peringkat pertama. Posisinya stabil di tiga simulasi, mulai dari simulasi 24 nama, 12 nama hingga 3 nama.
"Alhamdulillah Pak Erick Thohir sudah unggul dalam survei. Artinya, PAN tidak salah memilih Cawapres 2024,” ujar Eddy melalui keterangan tertulis, Selasa (11/7).
Baca juga: Survei LSI: Erick Thohir Duduki Posisi Pertama Cawapres Pilihan Masyarakat
Kuatnya elektabilitas Erick tidak terlepas dari kerja kerasnya, termasuk di bidang sepak bola. Di masa kepemimpinan Erick di PSSI, Timnas Indonesia berhasil meraih emas di Sea Games. Ia juga mampu mendatangkan juara dunia 2022 Argentina. Dalam waktu dekat, Indonesia juga akan jadi tuan rumah Piala Dunia U-17.
"Di samping itu, sebagai Menteri BUMN, Erick menunjukkan kinerjanya dengan menciptakan dividen terbesar bagi negara dalam sejarah pascareformasi,” jelas Eddy.
Baca juga: Pengamat: Erick Thohir, Bacawapres Paling Banyak Raih Sentimen Positi
Atas dasar itu, Eddy mempersilakan para koalisi partai politik untuk mengundang Erick sebagai bakal cawapres dan memasangkannya dengan bakal capres mereka.
Saat ini, PAN sudah melakukan diskusi yang konstruktif dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra.
“Silahkan para capres mengambil cawapres PAN, yaitu Erick Thohir. Semoga dalam waktu dekat dalam dialog politik kita, pembicaraan para petinggi PDIP dan Gerindra bersama dengan PAN menghasilkan kabar baik. Pembicaraan konstruktif Ibu Mega dan Pak Prabowo juga semoga ada kabar baik,” tandasnya. (Z-11)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons soal wacana mengenai pilpres 2029 yang mana Presiden Prabowo Subianto dipasangkan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
Waketum PAN Eddy Soeparno mengaku pihaknya terbuka dengan usulan mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) ke tangan DPRD kembali menguat.
Selain di bidang ketenagakerjaan, Eddy juga menyoroti kebijakan kemandirian pangan yang mulai menunjukkan hasil positif.
Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjelaskan soal nasib Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR RI.
FRAKSI Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta menyatakan sikap tegas menolak kehadiran atlet Israel dalam ajang World Artistic Gymnastic Championship 2025
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
PSI mengatakan keputusan soal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada pilpres 2029 akan diserahkan pada presiden.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved