Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Koordinator Relawan Ganjar Pranowo, Adian Napitupulu yang juga politikus PDIP meyakini Presiden Joko Widodo akan loyal dan mendukung Ganjar Pranowo. Alasannya, partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu telah memberikan kemenangan bagi Jokowi dan keluarganya dalam pilkada dan pilpres.
Baca juga: Relawan Jokowi tidak Ingin Ganjar Pranowo Didominasi PDIP
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS mengungkapkan, apa yang diungkut oleh Adian merupakan realita politik. Karena PDIP memberikan kesempatan dan memenangkan Jokowi dan keluarga dalam tujuh kali kesempatan.
Jokowi diberikan kesempatan dan dimenangkan sebanyak 2 kali sebagai wali kota Solo, 1 kali sebagai Gubernur DKI Jakarta dan 2 kali sebagai Presiden. Selain itu PDI Perjuangan memberikan kesempatan dan memenangkan Gibran sebagai Wali Kota Solo dan Bobby sebagai Wali Kota Medan.
“Sehingga sangat wajar kalau Adian kembali mengingatkan kembali Jokowi atas jasa PDI Perjuangan terhadapnya dan keluarga,” ujar Fernando lewat keterangan yang diterima, Jumat (16/6).
Baca juga: Cawe-Cawe Pemilu 2024, Presiden Jokowi Tunjukkan Gejala Post Power Syndrome
Fernando menduga, Adian dan petinggi PDIP sengaja mengingatkan perihal tersebut lantaran ada indikasi Jokowi tidak sepenuh hati mendukung Ganjar. Sehingga ada kemungkinan Jokowi mendukung calon presiden selain yang diusung PDIP.
“Bisa saja Adian memiliki informasi bahwa Jokowi dan keluarga juga ingin membantu memenangkan calon lain selain Ganjar. Misalnya, Jokowi juga memiliki komitmen juga ingin membantu kemenangan Prabowo,” ujarnya.
Terkait pernyataan Jokowi soal akan cawe-cawe di Pilpres 2024, Fernando menilai hal itu membuka peluang untuk semua calon presiden untuk mendapat dukungan. Belum lagi gesture yang diberikan oleh anak Jokowi, Gibran Rakabuming Raka beberapa waktu lalu.
“Sangat mungkin karena adanya juga keberpihakan Jokowi kepada calon selain Ganjar Pranowo. Apalagi pada saat Gibran bertemu Prabowo, ada deklarasi relawan Jokowi dan relawan Gibran mendeklarasikan dukungan terhadap Prabowo. Selain itu Megawati mungjin juga memiliki sumber informasi yang sangat terpercaya bahwa Jokowi akan bermain dua kaki dan tidak akan serius mendukung Ganjar Pranowo,” pungkasnya (H-3)
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved