Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PDI Perjuangan resmi menjalin kerja sama dengan PPP dalam menatap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Menanggapi hal ini pengamat politik M Qodari menyatakan partai pengusung calon presiden (capres) Ganjar Pranowo tersebut tengah mencari afiliasi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) untuk menghadapi kontestasi demokrasi mendatang.
Karena itu, menurut Qodari, PDIP akan mencari pendamping Ganjar Pranowo yang juga bagian dari keluarga besar NU.
Baca juga: Duet dengan Erick Thohir Membuka Kans Menang untuk Ganjar Pranowo
Dari berbagai nama yang ada dalam bursa cawapres saat ini, Qodar merujuk kepada nama-nama yang telah disebutkan oleh Presiden Jokowi siapa yang cocok untuk mendampingi Gubernur Jawa Tengah (Jateng) tersebut di Pilpres 2024.
Erick Dinilai Cocok Dampingi Ganjar
Merujuk ke dua referensi tersebut Qodari menilai Erick sebagai sosok yang cocok untuk mendampingi Ganjar Pranowo dan sejalan dengan kepentingan PDIP dalam mencari afiliasi NU.
Baca juga: PDIP Optimistis Ganjar Pranowo Menang di Semarang
“PDIP melihat kedepan dalam kerja sama ini, mereka membutuhkan kader NU. Kerja sama PDIP dan PPP menguatkan tesis saya terkait kebutuhan kader NU di Pilpres 2024 dan menurut saya yang potensial dari keluarga besar NU dari nama-nama yang disebutkan oleh Presiden Jokowi adalah Erick,” terang Qodari dalam keterangan pers, Senin (1/5).
Direktur Eksekutif Indo Barometer ini menjelaskan Erick merupakan keluarga besar NU atau nahdliyin yang potensial karena memiliki banyak bekal di dalam kontestasi demokrasi mendatang.
Erick sebagai Andalan Jokowi
Qodari mengatakan pemimpin andalan dan kepercayaan Presiden Jokowi ini sudah terbukti sebagai Nahdliyin di mana memiliki kesuksesan dalam menyelenggarakan Harlah 1 Abad NU sebagai Ketua Steering Committee (SC) Harlah ke-100 NU.
Baca juga: Survei: Elektabilitas Ganjar dan Anies Cenderung Naik, Prabowo Turun
Kemudian, Erick juga memiliki hubungan dekat dengan Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi. Menurut Qodari hal ini merupakan variabel yang masuk dalam pertimbangan.
Apalagi Erick merupakan cawapres top of mind dari Presiden Jokowi untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 dan pemerintahan Indonesia selanjutnya.
Erick Miliki Logistik dan Elaktabilitas
Di samping itu, Erick juga memiliki kekuatan logistik dan elektabilitas sebagai cawapres.
Hal ini tentunya mengungguli kader-kader NU lainnya di bursa Pilpres 2024 mendatang. Apalagi berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga nama Erick bertengger di jajaran top three cawapres 2024.
Baca juga: Denny Indrayana Sebut Jokowi Arahkan tidak Ada Anies Baswedan di Pilpres 2024
Maka dari itu, Qodari mengatakan Erick ideal untuk dipasangkan dengan capres dari PDIP di Pilpres 2024 sebagai representasi dari keluarga besa NU.
“Kalau melihat NU salah satu nama yang potensial dan paling lengkap ada nama Erick Thohir untuk Ganjar Pranowo,” pungkas Qodari. (RO/S-4)
Berdasarkan survei itu, Fernando menjelaskan secara umum masyarakat masih menaruh harapan besar kepada penegakan hukum meski saat ini tengah mendapat sorotan.
Sejak berhasil mendapatkan pendanaan Seri A tahun 2022 lalu, Populix mengaku berupaya memperluas akses masyarakat terhadap riset.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dinyatakan terbaik karena dianggap berhasil menurunkan ongkos naik haji.
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama. termasuk dua paslon lain yang terlibat pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
KE manakah 'berlabuh' suara pendukung Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta? Kiranya jawabannya bukan 'golput' atau tidak menggunakan hak pilih.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved