Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah kelompok masyarakat mendorong bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan menggandeng bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari kalangan perempuan. Pasalnya, jumlah pemilih perempuan cukup besar pada Pemilu 2024.
Aspirasi tersebut muncul dalam acara Obrolan Kampung Amanat Indonesia (Opung Anies) di Kampung Kayu Merah, Maluku Utara (Malut), Selasa (11/4). Salah satu peserta acara, Dwi Apriyani, mendorong Anies untuk memilih perempuan yang cerdas sebagai bacawapres.
"Anies Baswedan harus mengambil wakil presiden dari kaum perempuan karena pemilih kaum perempuan begitu banyak dan perempuan juga banyak yang cerdas dan jujur," ujar Dwi melalui keterangan pers, Rabu (12/4).
Baca juga: Elektabilitas Anies Baswedan Stabil di 3 Besar
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Malut Hasby Yusuf juga menyebut suara akar rumput di Maluku Utara mayoritas cenderung memilih Anies. Mantan Gubernur DKI itu dikenal luas di semua kalangan masyarakat Indonesia, khususnya di Maluku Utara.
"Nah, hari ini kita lihat bahwa Indonesia memang membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas seperti bang Anies," katanya.
Baca juga: Elektabilitas Ganjar Menurun
Kemudian, pegiat kemasyarakatan/Ketua Humanis Malut, Muhammad Adam menilai kinerja Anies dalam membangun Jakarta menjadikannya pantas menjadi Presiden Indonesia selanjutnya. Adam memastikan siap memenangkan Anies di Maluku Utara.
"Kenapa? karena Anies adalah orang yang ikhlas dan benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Contoh kecil saja ketika Anies jadi Gubernur DKI banyak perubahan yang Anies lakukan, mulai dari infrastruktur maupun supstra struktur," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Opung Anies ini merupakan safari politik Relawan
Amanat Indonesia (Anies) yang ketujuh, setelah sebelumnya pada 23 Maret 2023, program tersebut dilaksanakan di Cigagak Cisurupan, Kota Bandung.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengungkapkan pengumuman bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan tidak dilakukan terburu-buru. Momentum pengumuman diyakini bakal mengejutkan publik.
"Kan juga bagian element of surprise. Ya kalau sudah dapat pasangan pas, nanti kami akan langsung deklarasi bersama," ucap Willy. (Z-11)
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
Pembatalan keputusan ini menegaskan komitmen KPU sebagai lembaga publik yang terbuka dan inklusif,
KEPUTUSAN KPU RI menutup 16 dokumen pencalonan capres-cawapres memunculkan pertanyaan serius tentang siapa dan apa yang hendak dilindungi penyelenggara pemilu tersebut.
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda memastikan mekanisme pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Keputusan Prabowo memberikan amnesti pada Hasto Kristiyanto dan abolisi pada Tom Lembong harus dibaca menggunakan asumsi yang tepat
Indonesia telah memiliki pemimpin nasional dari berbagai latar belakang, mulai dari militer (TNI) hingga sipil, tetapi belum ada yang berasal dari korps kepolisian.
Core memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2025 akan lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2024.
Pemilu serentak nasional terdiri atas pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR RI, dan DPD RI.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi menyoroti kompleksitas Pemilu serentak atau yang berlangsung bersamaan, terutama dalam konteks pemilihan legislatif dan presiden
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved