Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
Pengamat Politik dari Citra Institute, Yusak Farchan mengatakan, peluang koalisi KIB dan PDIP sangat terbuka jika PDIP akhirnya mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.
"Jika PDIP mengusung Ganjar, maka potensi KIB bergabung dengan PDIP sangat terbuka. Setidaknya ada tiga alasan penting. Pertama, KIB sejauh ini tidak punya stok capres internal yang elektabilitasnya tinggi dan mampu bersaing secara kompetitif dengan Ganjar, Prabowo dan Anies. KIB terancam bubar jika tetap memaksakan kader internalnya sebagai capres," jelas Yusak Jumat (17/3).
Kemudian nama Ganjar sudah sering disebut oleh parpol anggota KIB, seperti PAN dan PPP.
Baca juga: Yusril : Peta Koalisi Masih Cair Sampai PDIP Tentukan Capres
"Bahkan PPP sendiri mulai bermanuver dengan melakukan penjajakan politik dengan PDIP. PAN juga sudah berwacana memasangkan Ganjar dan Erick Thohir," sebut Yusak yang juga Dekan FISIP Universitas Dr Sutomo ini.
Kemudian alasan ketiga adalah, KIB merupakan poros politik yang mewakili karakteristik keberlanjutan dan menjadi representasi dari gen politik Presiden Jokowi.
Baca juga: Soal Kedekatan Prabowo-Ganjar, Cak Imin Sebut Koalisi Gerindra-PKB Bisa Bubar
Jika PDIP berkoalisi dengan KIB, Ganjar sebagai capres, pertanyaan berikutnya, siapa yang akan menjadi cawapres. Dalam sejarah politik di Indonesia, tokoh nasionalis akan mencari tokoh religius.
"Artikulasi kepentingan politik Islam sepanjang Republik ini berdiri cenderung beragam alias tidak pernah tunggal," sebut Yusak.
Dia menambahkan, kekuatan politik Islam cenderung akan terfragmentasi menjadi beberapa kelompok di Pilpres 2024.
"Jika Anies maju, kalangan muslim perkotaan cenderung akan mendukung Anies. Sementara kalangan Islam tradisional akan mengikuti kemana dukungan politik PKB dan PPP," ungkap Yusak.
Jika PKB dan PPP mengusung capres berbeda, maka kelompok Islam tradisional berpotensi terbelah.
"Jika Cak Imin menjadi cawapresnya Prabowo, maka PKB akan melakukan mobilisasi kelompok Islam tradisional secara besar-besaran terutama pemilih Islam tradisional dari Jawa Timur dan Jawa Tengah," jelas Yusak.
Pun jika PPP mengusung Ganjar, maka suara kelompok Islam tradisional sebagian juga akan lari ke Ganjar. (RO/Z-7)
Sebagai anggota terbaru koalisi, Kementerian Kehutanan Republik Indonesia membawa keahlian kelas dunia dalam proyek karbon berbasis hutan dan solusi berbasis alam.
Gagasan koalisi permanen ini merupakan transformasi pola kerja sama politik.
Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu ke depan perlu secara serius mengatur mekanisme dan batasan koalisi partai politik.
pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal penjajahan asing selaras dengan ideologi Presiden Prabowo Subianto yang sering berkata anti-asing
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan PKB menghormati sikap politik Megawati Soekarnoputri yang berjanji akan memperkuat pemerintahan meskipun berada di luar koalisi.
KETUA Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya kerja sama antarelite politik untuk membangun bangsa Indonesia.
Dalam penyusunan Peraturan KPU (PKPU), termasuk aturan soal keterwakilan 30% perempuan dalam pencalonan legislatif dan syarat pencalonan mantan narapidana.
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
KONTESTASI Pemilu 2024 meninggalkan catatan kelam, khususnya dalam penyelenggaraan pemilu di luar negeri, mulai dari tahap prapemungutan suara, pemungutan, hingga pascapemungutan.
Mantan Wapres AS Kamala Haris mengkritik Joe Biden dalam memoarnya. Ia menyebut keputusan Biden mencalonkan diri pada Pemilu 2024 sebagai tindakan nekat.
KPU RI melakukan kontrak dengan broker Alfalima Cakrawala Indonesia untuk penyewaan private jet.
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) menegaskan bawa penyewaan pesawat jet saat pelaksanaan Pemilu 2024 dilakukan sebagai langkah operasional strategis dalam situasi luar biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved