Kamis 05 Januari 2023, 15:36 WIB

Diadukan ke DKPP, Ketua KPU Malah Nantang

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Diadukan ke DKPP, Ketua KPU Malah Nantang

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Ketua KPU Hasyim Asy'ari

 

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari kembali dilaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Hasyim pun meresponnya dengan candaan saat berbicara dalam rapat koordinasi bersama KPUD terkait penataan daerah pemilihan (dapil), di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023).

Sembari tertawa, ia menyebutkan dirinya adalah sebagai ahli maksiat. Hasyim mengemukakan pengakuan kedua yang akan dibuat ialah dirinya ahli maksiat. Maka, Hasyim mengeklaim bahwa pengadu tersebut salah jika melaporkannya ke DKPP.

"Kalau yang urusan wanita emas itu nanti dulu belum selesai, nanti kalau saya diadukan itu, dalam sidang itu saya akan buat pengakuan, pertama yang mulia, saya ini memang bajingan Yang Mulia," papar Hasyim, Kamis (5/1/2023).

"Yang Mulia, saya ini ahli maksiat Yang Mulia, karena lembaga ini lembaga Kehormatan Dewan Penyelenggara Pemilu, hanya boleh mengadili yang memiliki kehormatan. Menurut saya pengadu salah alamat," tambahnya.

Menurut Hasyim, yang diadukan ke DKPP hanya orang-orang yang punya kehormatan.

"Sementara saya ini ahli maksiat, nggak pantas saya di bawa ke sini Yang Mulia, kan begitu logikanya. Yang boleh dibawa ke situ yang punya kehormatan. Sementara saya di bagian awal saya sudah ngaku ahli maksiat Yang Mulia, saya nggak punya kehormatan," kelakar Hasyim.

Tak hanya itu, Hasyim menuturkan tidak ada manusia yang tidak memiliki dosa. Dia mengatakan tak masalah dilaporkan ke DKPP.

"Nanti saya akan akhiri, Yang Mulia mohon ditanyakan ke dalam majelis siapa pun yang ada ruangan ini, ada nggak diantara kita yang nggak pernah maksiat? Saya tanya yang disini deh, ada nggak yang gak pernah maksiat? Angkat tangan, resolusi 2023," ucapnya.

Baca juga: KPU Tata Dapil dengan KPU Provinsi dan KIP Aceh

Sebelumnya, pengaduan Hasnaeni ke DKPP telah diterima melalui dokumen bernomor 01-22/SET-02/XVII/2022 pada Kamis (22/12) kemarin.

Pengaduan itu diterima oleh staf pada Sekretariat DKPP Achmad Reynaldi Febriant.

Dalam pengaduann tersebut, pihak Hasnaeni juga melampirkan dokumen alat bukti dan sebuah flash disk berisikan video, serta dokumen alat bukti.

Hasyim diketahui enggan menanggapi pengaduan terhadap dirinya lebih jauh. Namun, dirinya akan mengikuti perkembangan pengaduan tersebut. "Kami mengikuti perkembangan pengaduan ke DKPP tersebut," kata Hasyim singkat. (OL-4)

Baca Juga

Antara

DPR Harap Megawati Turun Gunung Atasi Masalah BRIN

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:14 WIB
Diketahui, Komisi VII DPR merekomendasikan pemberhentian Ketua BRIN Laksana Tri Handoko, karena dianggap gagal menjalankan...
MI/Moh Irfan

Soal Hasil Vermin Balon DPD, KPU: Masih Direkap

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:05 WIB
KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI mengemukakan bahwa hasil verifikasi administrasi (vermin) bakal calon (balon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)...
Antara

Jaksa Agung: Aset Sitaan Kasus First Travel Sedikit, Korbannya Banyak

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 07 Februari 2023, 22:05 WIB
Jaksa Agung pun meminta para korban kasus penipuan First Travel untuk bersabar. Sebab, proses pengembalian dana membutuhkan waktu yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya