Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMNAS HAM siap meneruskan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib. Munir diduga diracuni di pesawat saat terbang dari Jakarta menuju Amsterdam pada 7 September 2004.
Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM Abdul Haris Semendawai mengatakan tim penyelidikan kasus Munir sampai saat ini masih berjalan.
“Tim masih bekerja. Hanya saja, karena dalam tim tersebut terdapat nama komisioner lama, akan digantikan dengan komisioner baru,” terang Semendawai dalam acara konferensi pers, Sabtu (10/12).
Baca juga: Kasus Paniai Harusnya Menjadi Marwah Penegakan HAM di Papua
Adapun penyelidikan akan dilanjutkan setelah Komnas HAM menunjuk komisioner yang akan bergabung dalam tim tersebut. “Dalam waktu dekat, kami akan mendiskusikan siapa saja yang masuk dalam tim dan segera menyelesaikan penyelidikan pembunuhan Munir,” imbuhnya.
Pada acara refleksi, Komnas HAM turut menyoroti penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat lainnya, seperti putusan sidang kasus peristiwa Paniai. Menurut Semendawai, putusan bebas terhadap satu-satunya terdakwa, yakni Perwira Penghubung (Pabung) Komando Distrik Militer (Kodim) 1705/Paniai Isak Sattu, memutus harapan dan kepercayaan publik.
Baca juga: Komnas HAM: Waspadai Penggunaan Politik Identitas dalam Pemilu 2024
Terutama, korban pelanggaran HAM yang ingin mendapatkan keadilan dari pengadilan HAM. Menindaklanjuti putusan majelis hakim pengadilan HAM Ad Hoc, Komnas HAM mendesak jaksa agung mengajukan upaya hukum kasasi dan memproses pelaku yang menjadi komandan, serta memiliki tanggung jawab komando dalam peristiwa berdarah Paniai.
Di tengah stagnasi penegakan hukum pelanggaran HAM, Presiden Joko Widodo membentuk Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM Masa Lalu (TPP HAM) melalui Keppres 17/2022. Komnas HAM menyatakan kesediaan membantu TPP HAM, sepanjang tidak menutup peluang penyelesaian pelanggaran HAM berat melalui mekanisme judicial.
“Serta memastikan kerahasiaan dan keamanan korban pelanggaran HAM berat. Kami merekomendasikan pemerintah memperkuat dukungan proses penyelesaian HAM berat melalui mekanisme yudisial, berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM," pungkas Semendawai.(OL-11)
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Konflik Iran-AS memicu krisis energi global. Donald Trump tawarkan pengawalan militer dan asuransi bagi kapal tanker di Selat Hormuz saat harga minyak melonjak.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Insiden penembakan ini merenggut nyawa pilot dan kopilot, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.
Laporan investigasi Al Jazeera ungkap 2.842 warga Palestina di Gaza 'menguap' akibat senjata bersuhu 3.000 derajat Celsius. Simak fakta medis dan hukumnya.
Rizki merupakan tenaga medis pertama yang melakukan pemeriksaan awal terhadap Lula Lahfah (26) di unit apartemen kawasan Dharmawangsa.
Ia menyebutkan pihaknya akan mendalami beberapa hal termasuk kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal dunia.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Berdasarkan data Riskesdas 2018, diperkirakan setidaknya sebanyak 4,2 juta orang di Indonesia memiliki penyakit jantung.
Seorang pria yang identitasnya belum diketahui ditemukan tewas tergantung dengan kondisi mata dan mulut ditutup lakban.
KASUS kematian yang disebabkan demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia per 18 Maret 2024 mencapai 316 kasus. Angka tersebut diprediksi masih akan bertambah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved