Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPIKUL Indonesia Public Speaking melebarkan sayap menjadi Sepikul Institute. Selain sekolah public speaking, Sepikul Institute kini memperluas jangkauan bisnisnya menjadi konsultan komunikasi, branding dan media.
Komisaris Utama Sepikul Institute, Clara Tampubolon mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi ujian berat. Namun strategi dan kinerja tim yang solid, membuat Sepikul Institute dapat bertahan.
"Selama empat tahun berdiri, Sepikul Institute telah membuktikan sanggup melewati krisis di masa pandemi," katanya.
Sepikul Institute melalui mentor-mentornya memberikan motivasi, pengajaran dan modifikasi modul dalam materi-materi kelas yang ditawarkan. Bahkan demi kemajuan pendidikan, Sepikul mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap semangat menghadapi setiap kesulitan yang tidak dapat diprediksi ke depannya.
"Tidak jarang Sepikul Institute membuka kelas gratis untuk semua kalangan. Diawali dengan mencoba memperkenalkan online training, hingga berhasil perlahan-lahan beradaptasi dengan kebiasaan baru," ujar Clara lewat pernyataan yang diterima, Sabtu (19/11)
Dalam kurun 1,5 tahun terakhir, lanjut Clara, Sepikul Institute akhirnya memberanikan diri menyambut datangnya berbagai tantangan di era digitalisasi dan komunikasi yang massive.
Dia mengucapkan terima kasih kepada Arya Sinulingga, Puti Guntur Soekarno, Azizoko Harmoko, Ahmad Sahroni hingga Wibi Andrino yang selama ini turut mendukung Sepikul Institute.
"Bahkan Puti Guntur Soekarno mengucapkan selamat atas kerja keras yang dilakukan oleh Sepikul Institute untuk Indonesia," pungkas Clara.
Untuk diketahui, Tommy Tjokro, Riri Wardani, Iman Sjafei, Putri Ayuningtyas, Rory Asyari, Dwi Anggia, Nitia Anisa, Balques Manisang, Bayu Andriyanto, Anisha Dasuki, Tascha Liudmila, Timothy Marbun, Tasya Sjarief, Jemmy Darusman, Moch. Achir, Akbari Madjid, Dana Paramita dan Anggy Pasaribu merupakan pengajar di Sepikul Institute. (OL-8)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
Dalam konfigurasi tersebut, Perludem menilai jika kepala daerah dipilih oleh DPRD, maka hasil Pilkada berpotensi terkunci sejak awal.
Yusril berpandangan pilkada tidak langsung melalui DPRD justru selaras dengan falsafah kedaulatan rakyat, sebagaimana dirumuskan dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved