Rabu 09 November 2022, 13:49 WIB

Kejagung Lakukan Tes Urine 264 Jaksa Secara Mendadak, Ini Hasilnya

 Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Kejagung Lakukan Tes Urine 264 Jaksa Secara Mendadak, Ini Hasilnya

Ist
Ilustrasi. Tes urine untuk mengetahui apakah sesorang menggunakan narkoba atau tidak.

 

SEBANYAK 264 jaksa pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM-Intel) dites urine secara mendadak. Tes itu dilakukan dalam acara rapat paripurna yang diadakan Bidang Intelijen di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI hari ini, Rabu (9/11).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan ratusan jaksa yang dites urine itu terdiri dari pejabat eselon II, eselon III, eselon IV, dan staf pada JAM-Intel. Kegiatan itu digelar atas kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.

"Hasilnya negatif, tidak ada yang terdeteksi menggunakan obat-obatan terlarang," ungkap Ketut melalui keterangan tertulis.

JAM-Intel Amir Yanto mengatakan tes urine dadakan itu adalah upaya deteksi dini penyalahgunaan peredaran narkoba di jajaran Intelijen Kejagung. Ia berharap kegiatan tersebut dilaksanakan secara kontinyu, termasuk jajaran jaksa di daerah.

Dalam acara tersebut, Amir menekankan pentingnya Pusat Informasi Intelijen Kejaksaan yang tersentralisasi dalam Bank Data Intelijen. Diharapkan, sistem yang terintegrasi itu bisa berkembang menjadi pusat informasi bagi media dan masyarakat tentang kegiatan dan kinerja Kejaksaan saat ini dan masa datang.

Baca juga: Kejagung Sita Lahan 14 Hektare Milik Tersangka Korupsi Impor Baja

"Tugas kita memberikan informasi, mitigasi risiko, membuat peta masalah, menguraikan potensi yang tidak saja negatif tapi juga menguntungkan bagi pemerintah dan institusi," jelas Amir.

Di samping itu, ia juga meminta seluruh jajarannya untuk mendeteksi dini dampak kenaikan harga-harga di daerah. Ini bertujuan agar para jaksa bisa memberikan informasi kepada pimpinan dan pemerintah, baik di pusat maupun daerah, secara cepat dan tepat. (Tri/OL-99)

Baca Juga

DOK.MI

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Suap di MA

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:18 WIB
Ali mengatakan peluang tersebut dapat dilakukan sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup, baik dalam proses penyidikan maupun saat...
Dok. Pribadi

DPR Papua Minta Persidangan Mahkamah Militer Kasus Mutilasi Nduga Ditunda, Dorong Peradilan Koneksitas

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:14 WIB
"Kami sayangkan bahwa persidangan di Mahmil Jayapura dan Surabaya tidak dilakukan dengan transparan. Keluarga korban tidak diberitahu...
DOK MI

Jubir Sosialisasi KUHP: Pasal Perzinaan Tak Akan Pengaruhi Sektor Pariwisata Dan Investasi

👤Widhoroso 🕔Jumat 09 Desember 2022, 21:34 WIB
PASAL perzinaan dalam KUHP yang baru dipastikan tidak akan berdampak negatif terhadap sektor pariwisata dan investasi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya