Jumat 28 Oktober 2022, 22:25 WIB

Tak Tertarik Deklarasi Capres, Partai Gelora Fokus Persiapan Pileg 2024

Bayu Anggoro | Politik dan Hukum
Tak Tertarik Deklarasi Capres, Partai Gelora Fokus Persiapan Pileg 2024

MI/BAYU ANGGORO
Ketua Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana (tengah) terus menggiatkan konsolidasi kader partai guna meraih kemenangan pada pileg 2024

 

PARTAI Gelora mengaku tidak tertarik untuk mendeklarasikan
calon presiden jelang Pemilu 2024. Selain sebagai partai baru
yang tidak berhak mengusung kandidat, sikap itu diambil partai pimpinan Anis Matta itu karena tengah fokus untuk pemilu legislatif 2024.

Ketua DPW Partai Gelora Jawa Barat Haris Yuliana mengatakan, pihaknya
saat ini hanya fokus untuk pemilu legislatif 2024. Mereka pun optimistis meraih suara maksimal di provinsi tersebut.

"Jadi Partai Gelora tidak akan ikut-ikutan mendeklarasikan capres 2024," katanya di sela peringatan HUT ke-3 Partai Gelora tingkat Jawa Barat, di Bandung, Jumat (28/10).

Menurutnya, deklarasi capres saat ini hanya membuang-buang tenaga. Apalagi, dia meyakini konstelasi politik akan terus berkembang.

"Nantinya saya menduga akan ada perubahan komposisi koalisi partai,"
ujarnya.

Haris menjelaskan, melihat situasi partainya saat ini terus
membaik. Dia optimistis partainya akan menjadi partai elit,
khususnya di Jabar.

"Sampai saat ini, hampir tidak ada hambatan di lapangan. Ini pertanda bahwa jalan kemenangan sudah mulai terbuka lebar," katanya.

Disinggung banyaknya pernyataan yang meragukan partainya akan mendulang
suara pada 2024, dia menanggapi santai. "Alhamdulillah, dengan keyakinan dan ikhtiar, semuanya dilancarkan oleh yang Maha Pencipta. Kita akan bawa arah baru untuk Indonesia menuju lima besar dunia," katanya.

Hal tersebut, menurut dia, menjadi pemicu dan menjadi sebuah tantangan bagi partai Gelora Jabar untuk membuktikan bahwa pihaknya bisa menjadikan partai baru ini menjadi partai besar. (N-2)

Baca Juga

Dok MI

KPK Usul ASN yang tidak Lapor LHKPN Dipangkas Tunjangannya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 07:39 WIB
Saat ini, belum ada sanksi tegas bagi ASN yang 'bandel' tidak lapor LHKPN. ASN yang tidak patuh hanya dikenakan sanksi...
DOK.MI

KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Suap di MA

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:18 WIB
Ali mengatakan peluang tersebut dapat dilakukan sepanjang ditemukan bukti permulaan yang cukup, baik dalam proses penyidikan maupun saat...
Dok. Pribadi

DPR Papua Minta Persidangan Mahkamah Militer Kasus Mutilasi Nduga Ditunda, Dorong Peradilan Koneksitas

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Jumat 09 Desember 2022, 23:14 WIB
"Kami sayangkan bahwa persidangan di Mahmil Jayapura dan Surabaya tidak dilakukan dengan transparan. Keluarga korban tidak diberitahu...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya