Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko mewanti-wanti munculnya gelombang radikalisme yang semakin besar menjelang gelaran Pilpres 2024.
"Kita perlu waspada. Dinamika politik dan potensi radikalisme bisa muncul karena politik identitas," ujar Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis (20/10).
Berdasarkan hasil survei BNPT pada 2020 silam, potensi radikalisme di Tanah Air memang terbilang rendah yakni hanya 14%.
Namun, itu terjadi pada masa pandemi dan sedang tidak ada agenda politik.
Baca juga: Menkopolhukam Menilai Indonesia Perlu Menambah Persenjataan
"Tentu akan berbeda pada 2023-2024. Ada kecenderungan meningkat," tuturnya.
Ia pun mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama membangun situasi yang kondusif. Agenda pemilu harus disikapi dengan baik. Jangan sampai ada pihak-pihak yang bermain politik identitas.
"Ini adalah sebuah situasi yang diperlukan untuk membangun awareness tentang radikalisme. Ini perlu kita suarakan agar kita semua memiliki kesadaran," jelas mantan panglima TNI itu.(OL-4)
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Megawati kembali mengungkit soal kekalahan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan meyakini bahwa ada kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif
PARTISIPASI pemilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Padang tahun 2024 tercatat hanya 49 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).
KETUA PARA Syndicate Ari Nurcahyo menyebut Pilkada Serentak 2024 merupakan pertarungan antara Prabowo Subianto, Joko Widodo, dan Megawati Soekarnoputri.
Pentingnya kepedulian anak-anak muda terhadap perhelatan pilkada mendatang.
DINAMIKA politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 kian panas. Adanya pertemuan antara Joko Widodo dengan salah satu pasangan calon Pilkada Jakarta,
Moeldoko menuturkan bahwa film Dilanjutkan Salah, Disudahi Perih juga menunjukkan pentingnya keberanian dalam memilih.
Harapan sekaligus pernyataan ini mempertegas pandangan bahwa film Indonesia tidak lagi hanya berfungsi sebagai sarana hiburan semata. Namun, bisa lebih dari itu.
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengatakan bahwa penyalahgunaan kekusaan merupakan dosa besar. Itu disampaikan menyinggung oknum penguasa.
Kantor Staf Presiden melalui Indonesia Future Network mengumpulkan 20 tokoh muda energi dan iklim dari berbagai latar belakang untuk membahas krisis energi dan iklim.
Tidak ada cara-cara instan dalam membina atlet. Karena itu, harus ada keberlanjutan pembinaan yang menyeluruh dan usaha-usaha yang gigih dari seluruh pihak.
KEPALA Staf Kepresidenan, Moeldoko menggelar rapat koordinasi bersama Tim Ekonomi Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved