Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI menyatakan telah mencopot sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, yang dimutasi ke SSDM Kapolri.
Adapun langkah pencopotan tersebut merupakan imbas dari tragedi maut pascalaga Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (1/10) lalu.
"Bapak Kapolri memutuskan berdasarkan surat telegram nomor ST 2098 X Kep 2022, untuk menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10).
Baca juga: Soal Tragedi Kanjuruhan, Presiden: Investigasi Tuntas, Sanksi yang Bersalah
Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa Ferli dimutasi ke Perwira Menegah (Pamen) SSDM Polri. Sedangkan, jabatan Kapolres Malang digantikan oleh AKPB Putu Kholis Aryana.
Sebelumnya, Polri telah memeriksa 18 anggotanya terkait dengan insiden maut yang menewaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang. Kericuhan terjadi setelah pertandingan bola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya.
Baca juga: TNI bakal Proses Hukum Oknum Prajurit yang Tendang Suporter
Tim Bareskrim Polri telah memeriksa anggota Polri, yang akan dilanjutkan pemeriksaan oleh Inspektorat Khusus (Itsus) Polri.
"Dari Itsus dan Propam sudah melakukan pemeriksaan. Dilanjutkan memeriksa anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan," imbuh Dedi.
Para suporter Arema FC diduga tidak terima atas kekalahan timnya dengan skor 2-3 dari Persibaya Surabaya. Suporter akhirnya turun ke lapangan, namun pihak keamanan merespons insiden tersebut dengan tembakan gas air mata.(OL-11)
MANTAN Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro masuk dalam daftar 54 personel Polri yang dimutasi pada Februari 2026. Mutasi tersebut dilakukan di tengah proses pemberhentian tidak hormat
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan status daftar pencarian orang (DPO) terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin.
Ketua Divisi Riset dan Dokumentasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Hans Giovanny Yosua mengingatkan agar Polri tidak disalahgunakan.
WAKIL Menteri HAM. Mugiyanto mendukung penggunaan bodycam bagi anggota Polri. Itu bagian dari pegawasan setelah maraknya kekerasan oleh aparat kepolisian.
Peneliti CSIS Nicky Fahrizal menyebut kultur kekerasan di Polri berakar dari kurikulum pendidikan yang masih militeristik. Perlu dekonstruksi total pada SPN dan sistem meritokrasi.
Indonesia Corruption Watch mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi yang melimpahkan laporan dugaan pemerasan 43 anggota Polri ke Kedeputian Korsup.
Yang perlu dilakukan dan direalisasikan ke depan adalah memungut PNBP untuk kapal-kapal izin daerah dgn besaran kapal 5GT sd 30GT yang melaut sampai dengan 12 mil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved