Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM Sidang Majelis Umum PBB (SMU-PBB) di New York, Amerika Serikat (26/9), Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L.P Marsudi tegas menyatakan, dunia saat ini menghadapi situasi mengkhawatirkan.
Ekonomi dunia melambat, pandemi terus berlanjut, dan perang berkecamuk. Itu karena dunia telah memilih jalan yang salah. Banyak negara yang lebih mementingkan kompetisi daripada kolaborasi. Lebih mengutamakan penolakan daripada keterlibatan dalam dialog.
Paradigma seperti itu hanya akan menciptakan relasi bangsa-bangsa yang “zero-sum”, bukan suasana “win-win”.
Menlu Retno mengimbau Dunia agar mengadopsi paradigma baru berbasis multilateralisme: menghidupkan kembali semangat perdamaian, menghidupkan kembali tanggung jawab untuk pemulihan global dan meningkatkan kemitraan regional.
Dihubungi terpisah, Dewan Pakar Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Darmansjah Djumala mengatakan, tawaran Menlu Retno agar dunia mengedepankan semangat perdamaian dan tanggung jawab global merupakan cerminan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Djumala yang pernah menjabat sebagai Duta Besar untuk Austria dan PBB mengingatkan, Bung Karno pernah berpidato di forum yang sama pada 30 September 1960, dengan judul “To Build the World A New” (Membangun Dunia Baru). Dalam pidatonya, Bung Karno mengenalkan Pancasila kepada peserta Sidang Majelis Umum PBB.
Di tengah dunia yang dihantui oleh tarikan kepentingan dan rivalitas dua ideologi besar yang hegemonik dalam konteks Perang Dingin, Bung Karno menawarkan sila-sila Pancasila agar menginspirasi Piagam PBB.
Baca juga : Kepala BPIP : Perkuat Ideologi Pancasila dan Jadilah Problem Solver
“Sebab, Pancasila mengandung nilai universal dalam fatsun relasi hubungan antar-negara, apa pun ideologinya. Pancasila adalah Ideologi Perdamaian. Dengan nilai-nilai universalnya, Pancasila adalah ideologi yang mendekatkan dan mempersatukan," tutur Djumala.
Lebih lanjut, Djumala yang pernah menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden/Sekretaris Presiden periode pertama Joko Widodo itu mengungkapkan, pernyataan Menlu Retno di PBB itu senapas dengan nilai-nilai Pancasila seperti yang digelorakan Bung Karno pada SMU PBB 1960.
“Tatkala Menlu Retno menyerukan kolaborasi dalam paradigma multilateralisme, sejatinya ia telah menghidupkan kembali nilai musyawarah, dialog, dan gotong royong dalam tindak diplomasi Indonesia di dunia internasional. Nilai musyawarah dan gotong royong seperti digaungkan Bung Karno pada 1960 adalah ruh dari multilateralisme, dialog, perundingan, dan penyelesaian konflik secara damai dalam diplomasi”, tambah Djumala.
Pernyataan tegas Menlu Retno di SMU-PBB yang sarat dengan nilai Pancasila itu bersesuaian dengan kiprahnya dalam diplomasi multilateral beberapa tahun terakhir.
Menlu Retno adalah Co-Chair program Covax (Covid-19 Vaccines Global Access) Facility, program pengadaan dan alokasi vaksin di bawah WHO. Diplomasi kesehatan senafas dengan sila 2 Kemanusiaan.
“Ketika Menlu Retno berhasil mempertemukan dua pihak yang berseteru, Menlu AS dan Menlu Rusia di Bali, itu hasil dari pendekatan Indonesia yang memang menggunakan pendekatan dialog dan musyawarah seperti dititahkan sila ke-4 Pancasila”, pungkas Djumala. (RO/OL-7)
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Kemenag menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026 di Mesir.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Ia menilai Indonesia sebaiknya mendorong penurunan eskalasi konflik, terutama karena Indonesia telah ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode 2026.
Pimpinan Komisi I DPR RI mengecam keras aksi bintang film dewasa asal Inggris, Tia Emma Billinger alias Bonnie Blue, yang dinilai melecehkan bendera Merah Putih.
AYIMUN 19th di Bangkok mempertemukan ratusan generasi muda dari 35 negara untuk belajar diplomasi global melalui lima council internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved