Senin 26 September 2022, 21:39 WIB

Kepala BPIP : Perkuat Ideologi Pancasila dan Jadilah Problem Solver

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
 

KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi menekankan pentingnya memperkuat ideologi Pancasila di tengah paham ideologi lain yang berupaya memengaruhi bangsa Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Yudian saat menjadi pembicara kunci dalam Kuliah Umum Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati di Bandung, Jawa Barat, Jumat (24/9).

Dalam kuliah umum yang bertajuk “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi” tersebut Yudian mengungkapkan, pentingnya bangsa Indonesia bersyukur atas karunia yang Allah SWT berikan. 

“Kita adalah bangsa yang paling diridhoi, dicintai, dikasihi oleh Allah SWT. Tinggal lakukan 2 hal. Bersyukur dengan memperkuat ideologi (Pancasila) dan kuasai teknologi," ungkap Yudian.

Yudian juga menjabarkan tugas manusia sebagai khalifah yang memimpin bumi pertiwi. 

“Nusantara ini tanah paling subur di muka bumi. Punya NKRI. Di Jawa bagian barat, nama-namanya banyak yang diambil dari air. Ada Cibiru, Cibeureum, Cimahi, Ciliwung, Cibulan, dan masih banyak lagi. Ini tanah paling subur yang ditunjuk oleh Tuhan," tutur Yudian.

Kepada ratusan mahasiswa pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Yudian menegaskan, para founding fathers, Bung Karno dan Bung Hatta telah berhasil meneladani revolusi Rasulullah.

Baca juga : Presiden Melepas Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

“Proklamsi kita, proklamasi terhebat di muka bumi sepanjang sejarah. Terjadi di tengah Perang Dunia II dan (kita) tidak punya teknologi militer," jelas Yudian.

Di samping itu, Yudian mengajak memori audiens ke masa sebelum proklamasi. Pada saat itu, Nusantara masih berbentuk kerjaan-kerajaan/kesultanan. Namun dengan proklamasi, terbentuklah NKRI.

“Waktunya 59 detik (proklamasi). Hasilnya mempersatukan kembali 42 negara (kerajaan/kesultanan) menjadi Republik Indonesia. Tidak pernah terjadi, para sultan menyerahkan kekuasaannya demi konstitusional”, jelas Yudian. 

Penjelasan Yudian tersebut membuka cara pandang lain terhadap para mahasiswa yang hadir. Salah satu peserta, Andrian mengaku, dirinya tercerahkan setelah menyimak ceramah Kepala BPIP dan tumbuh kembali semangat kebangsaannya.

“Penjelasan Prof. Yudian membuat saya jadi punya pandangan lain. Ayat-ayat Al-Quran yang beliau bedah sangat kontekstual dengan masalah bangsa saat ini”, ungkap Andrian.

Pada akhir ceramah, Yudian berpesan agar senantiasa menjaga agar keutuhan bangsa Indonesia tetap terjaga dengan memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila dan mengaktualisasikannya dengan melahirkan kreatifitas dan prestasi yang membanggakan.

“Perkuatlah ideologi negara dan kuasai skill tambahan. Dari situ lah akan menjadi ahli dan khalifah di Republik ini. Kita terlahir sebagai problem solver," tutup Yudian. (RO/OL-7)

Baca Juga

dok.ist

Pasca Deklarasi Anies, Elektabilitas Ganjar Bertahan di Puncak

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 19:25 WIB
ELEKTABILITAS Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo bertahan di posisi puncak, paska deklarasi Anies Baswedan oleh Partai NasDem...
Ist

Peneliti LSI: Mesin Partai On Fire, Golkar Bakal Menang Pemilu di Jabar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 14:46 WIB
Ormas yang didirikan Partai Golkar yang saat ini masif bergerak di Provinsi Jawa Barat berpotensi akan memenangkan Partai Golkar di Pemilu...
dok.ist

3 Komisioner LMKN Tantang Tergugat Buktikan Dalil Jawaban dalam Sidang

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 12:00 WIB
KUASA hukum tiga anggota komisioner Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) 2019–2024, Fredrik J Pinangkury, menyampaikan pihaknya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya