Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSFORMASI digital merupakan salah satu hal yang penting dari perkembangan teknologi mulai dari telepon seluler, platform digital hingga kecerdasan buatan atau AI. Di Indonesia percepatan dan penguatan transformasi digital menjadi salah satu visi dan misi penting pemerintah.
Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah guna mempercepat dan memperkuat transformasi digital. Kendati demikian, percepatan dan penguatan transformasi digital tentu harus mencerminkan nilai-nilai ideologi Pancasila.
Upaya ini akan memastikan bahwa transformasi digital tidak hanya menjadi alat pendukung produktivitas dan efisiensi, tapi juga bisa jadi sarana untuk memperkuat persatuan, keadilan hingga kesejahteraan.
Baca juga : Pentingnya Menanamkan Nilai Pancasila dalam Berbudaya Digital
“Transformasi digital diharapkan dapat kita manfaatkan secara optimal. Dan agenda transformasi digital ini adalah agenda yang tidak bisa kita tolak. Ini sebuah proses yang menjadi keniscayaan, karena tidak hanya kita di Indonesia tapi seluruh negara saat ini mau tidak mau harus mulai belajar dan memikirkan bagaimana caranya kita bisa memanfaatkan teknologi internet secara optimal,” ujar Gustaff H Iskandar, Direktur Harian Common Room dalam webinar Obral Obrol Literasi Digital (OOTD) bertajuk “Penguatan Transformasi Digital dengan Budaya Pancasila” yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jumat (16/8).
Keunikan bangsa Indonesia adalah adanya keragaman budaya yang belum tentu dimiliki negara lain. Dengan keunikan itu Indonesia dapat menjadi suatu bangsa yang besar terlebih jika dikaitkan dengan transformasi digital.
“Nilai digitalisasi akan sangat indah, akan sangat baik dan sangat bijak bila dipakai dengan hal-hal yang sangat positif,” ujar Yohana Elizabeth, Pemerhati Pendidikan yang juga jadi pembicara dalam OOTD Kominfo tersebut.
Dalam diskusi yang digelar rutin itu, dibahas bahwa percepatan transformasi digital berlandaskan Pancasila juga penting guna menghadapi tantangan global mulai dari informasi yang tidak akurat, pengaruh budaya asing dan ancaman keamanan siber.
Dengan adanya transformasi digital berlandaskan asas Pancasila Indonesia harusnya bisa mengembangkan solusi yang relevan dan berkelanjutan untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata. (Z-6)
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved