Selasa 27 September 2022, 20:19 WIB

Penyidik Pertama di TKP Penembakan Brigadir J Disanksi Demosi 3 Tahun

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Penyidik Pertama di TKP Penembakan Brigadir J Disanksi Demosi 3 Tahun

ANTARA/Reno Esnir
Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah (kanan) saat memberikan keterangan kepada awak media.

 

PIMPINAN Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun terhadap Ipda Arsyad Daiva Gunawan, mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus Ferdy Sambo.

"Perangkat Sidang KKEP memutuskan sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun sejak dimutasi ke Yanma Polri," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/9).

Selain dijatuhi sanksi administrasi, kata Nurul, perangkat Sidang KKEP juga menjatuhkan sanksi etika, yaitu perbuatan pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela. Dan kewajiban pelanggar untuk meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan atau secara tertulis kepada pimpinan Polri, serta pihak yang dirugikan.

"Kewajiban pelanggar untuk mengikuti pembinaan mental kepribadian, kewajiban, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan," kata Nurul.


Baca juga: Polri Evaluasi Kesehatan Fisik dan Psikologis Putri Candrawathi

 
Sidang etik terhadap Ipda Arsyad Daiva Gunawan telah dilaksanakan pada Kamis (15/9) dari pukul 13.00 WIB sampai dengan 21.20 WIB. Sidang kembali dilanjutkan Senin (26/9) dari pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB, selama kurang lebih 10 jam di ruang sidang Div Propam Polri Gedung TNCC Mabes Polri.

Komisi yang memimpin sidang Kombes Ahmad Pamudji selaku ketua, Kombes Sagius Ginting selaku wakil ketua, dan Kom Pitra Andreas Ratulagsi selaku anggota. Total ada enam sanksi yang hadir di persidangan tersebut, yakni AKB Arif Rahman Arifin, AKB Ridwan Soplanit, AK Rifaizal Samual, Kom AS, Kom IR, dan Iptu RMM.

Ipda Arsyad Daiva Gunawan adalah penyidik yang pertama tiba di lokasi penembakan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo bersama Kasat AKB Ridwan Soplanit dan Kanit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AK Rifaizal Samual.

Pimpinan sidang memutuskan Ipda Arsyad Daiva Gunawan melanggar ketentuan Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf c, Pasal 10 ayat (1) huruf d dan Pasal 10 ayat (2) huruf h Peraturan Polri (Perpol) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

"Atas putusan tersebut, pelanggar menyatakan tidak banding," ucap Nurul. (Ant/OL-16)

Baca Juga

MI/BAYU ANGGORO

KPK Kembali Mengingatkan Pelaku Korupsi Dana Kebencanaan Terancam Hukuman Mati

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 05 Desember 2022, 22:20 WIB
Penyaluran bantuan bencana yang menggunakan dana negara baik APBD maupun APBN rawan...
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Yasonna: Malu Kita Masih Memakai Hukum Belanda

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Senin 05 Desember 2022, 21:03 WIB
Yasonna menyampaikan pengesahan revisi KUHP dinilai sesuatu hal yang sangat urgent. Sebab, dianggap sebagai suatu kebanggaan bagi...
Ist

Ketua DPD Serap Aspirasi GMPG terkait Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 05 Desember 2022, 20:55 WIB
Ketua DPD akan menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah. Karena, amanat Presiden di KPU jelas mengatakan bahwa proses pemilu harus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya