Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH ditetapkan sebagai tersangka lantaran menjadi bagian dari hacker Bjorka, Muhammad Agung Hidayatullah (MAH), 21, tidak diberikan sanksi penahanan. Akan tetapi, MAH dikenakan wajib lapor dan berperilaku kooperatif.
"Tersangka dikenakan wajib lapor dan kooperatif itu info dari timsus," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi pada Jumat (16/9).
Lebih lanjut, Dedi juga mengonfirmasi bahwa MAH ini berperan sebagai pengunggah konten atau informasi dari hacker Bjorka ke channel Telegram Bjorkanism dengan menggunakan gawai.
"Mekanisme seperti itu , teknis timsus yang dalami," imbuhnya.
Sedangkan untuk pasal yang dikenakan kepada MAH ini, dikatakan Dedi, masih bersangkutan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Akan tetapi, Dedi tidak merinci lebih lanjut perihal pasal berapa yang menjerat MAH.
"(MAH disangkakan) Pasal UU ITE coba nanti ditanyakan dulu," tutupnya.
Baca juga: Densus 88 Kembali Mengamankan 5 Teroris AD dan JAD di Riau
Sebelumnya, Juru Bicara (Jubir) Humas Polri, Kombes Ade Yaya Suryana mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian yang tergabung dalam Timsus telah mengamankan seseorang yang tergabung dalam hacker Bjorka.
Diketahui tersangka Muhammad Agung Hidayatullah (MAH), 21 tahun, pemuda asal Madiun, Jawa Timur ini berperan sebagai bagian dari kelompok hacker Bjorka yang berperan mengunggah konten ke Channel Telegram Bjorkanism.
"Jadi timsus telah melakukan bebarapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH, adapun peran tersangka merupakan bagian dari kelompok yang berperan sebagai penyedia channel Telegram Bjorkanism," kata Ade kepada awak media (16/9). (OL-4)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tak lazim dengan merekrut peretas dalam negeri untuk memperkuat sistem Coretax.
"Sekarang keamanan Cortex sudah bagus sekali. Dulu saya bilang, cyber security-nya 30 dari 100, sekarang sudah 95+. Kalau nilai sudah A+ security-nya."
Nama “Bjorka” selama dua tahun terakhir identik dengan sosok misterius berkemampuan tinggi di dunia maya. Namun, penangkapan WFT, 22, oleh Polda Metro Jaya justru memperlihatkan kontras: pemuda pengangguran, tidak lulus SMK, dan belajar IT secara otodidak.
Polisi mengusut dugaan WFT, 22 dengan akun X bernama @bjorka dan @bjorkanesia terkait dengan kebocoran data pejabat pemerintah
Polisi menangkap pria WFT, 22, asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) yang mengaku sebagai hacker ‘Bjorka’
Polisi menangkap seorang pemuda asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara, berinisial WFT, 22. Ia ditangkap karena melakukan akses ilegal dan mengaku sebagai Bjorka
Ancaman-ancaman ini sering kali memanfaatkan teknik untuk menghindari filter email dan solusi keamanan lainnya, yang menggarisbawahi perlunya peningkatan kewaspadaan.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengambil langkah tak lazim dengan merekrut peretas dalam negeri untuk memperkuat sistem Coretax.
BIRO Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat mengabari salah satu pengacara presiden terpilih Donald Trump bahwa teleponnya telah disadap peretas Tiongkok.
DUA warga negara Sudan menghadapi dakwaan karena menjalankan kelompok peretas komputer gerilya yang berusaha menyatakan perang siber terhadap Amerika Serikat.
Polda Metro Jaya menangkap tersangka berinisial SH (28) yang melakukan peretasan server pulsa provider Smartfren yang merugikan perusahaan tersebut hingga Rp350 juta.
Spear phishing melibatkan pesan yang sangat dipersonalisasi termasuk rincian spesifik tentang target, sehingga membuatnya tampak lebih kredibel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved