Jumat 16 September 2022, 15:26 WIB

Penggabungan Berkas Perkara Ferdy Sambo Domain Penuntut Umum

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Penggabungan Berkas Perkara Ferdy Sambo Domain Penuntut Umum

MI
Ilustrasi kejaksaan Agung

 

KEPALA Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana menegaskan jaksa peneliti pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) menerima berkas perkara mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo secara terpisah atau splitzing.

Diketahui, Sambo menjadi tersangka untuk dua kasus, yaitu dugaan pembunuhan berencana serta perintangan penyidikan atau obstruction of justice terkait pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Menurut Ketut, dua perkara itu bisa digabungkan dalam satu surat dakwaan. Ini didasari pada ketentuan Pasal 141 KUHAP. Ia mengatakan, keputusan menggabungkan dua perkara tersebut ada di tangan jaksa penuntut umum (JPU).

"Nanti untuk menggabungkan perkara sebagaimana Pasal 141 KUHAP, itu adalah domain dari penuntut umum. Itu masih dimungkinkan untuk dilakukan penggabungan," kata Ketut di Kompleks Kejagung, Jakarta, Jumat (16/9).

Sejauh ini, lanjutnya, penggabungan dua berkas dalam satu surat dakwaan perkara Sambo belum diputuskan oleh JPU. Sebab, berkas-berkas itu baru diterima Kejagung dari penyidik Bareskrim Polri.

Baca juga: Kejagung Teliti Kembali Berkas Perkara Ferdy Sambo

Untuk perkara pembunuhan berencana, jaska peneliti JAM-Pidum telah menerima berkas perkara Sambo untuk kedua kalinya setelah dilengkapi berdasarkan petunjuk yang diberikan jaksa. Saat ini, berkas itu sedang diteliti lagi oleh jaksa.

Sementara itu, untuk perkara obstruction of justice, penyidik Bareskrim Polri baru melaksanakan pelimpahan tahap I ke jaksa peneliti pada Kamis (15/9).

"Yang jelas seluruh berkas perkara yang kita terima sampai saat ini dalam proses penelitian," ujar Ketut.

"Penyidik dan penuntut umum telah melakukan koordinasi secara efektif dan intensif. Mudah-mudahan tidak ada pengembalian berkas lagi," tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal H

Lukas Enembe Diminta Serahkan Rekam Medis Resmi Soal Kesehatannya

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:45 WIB
"Alasan ketidakhadiran tersangka karena kesehatan tentu juga harus disertai dokumen resmi dari tenaga medis supaya kami dapat analisis...
MI/Heri Susetyo

Paska Andika Perkasa, Panglima TNI dari AL, AU atau AD Lagi Ya?

👤Muhamad Fauzi 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:20 WIB
PANGLIMA TNI, Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun sebagai prajurit TNI pada Desember 2022. Penggantinya dari matra AU, AL...
MI/Susanto

Kritik AHY ke Jokowi Soal Infrastruktur Dinilai Sebagai Langkah Bunuh Diri

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Sabtu 24 September 2022, 23:12 WIB
“Infrastruktur itu backbone politik Jokowi. Kepuasaan publik di bidang infrastruktur memuaskan. Wajah politik Jokowi itu wajah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya