Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK19 guru besar dan akademisi dari berbagai kampus ternama di Yogyakarta mengadakan pertemuan dengan elite tiga parpol yang kerap diberitakan bakal berkoalisi dalam Pemilu 2024, yaitu Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrat (PD), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Pertemuan di Hotel Hyatt Yogyakarta, Sabtu (11/9) itu, juga dihadiri pimpinan partai tingkat provinsi dan kabupaten kota se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan anggota-anggota perlemen yang mewakili Dapil DIY dari tiga parpol tersebut.
“Kalangan akademisi maupun parpol sama-sama memiliki concern untuk menyiapkan Indonesia menjadi lebih baik. Salah satu topik pembicarakan yang mengemuka adalah bagaimana kita melaksanakan restorasi kepemimpinan Indonesia guna menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan,” ujar Ketua Forum 2045, Dr. Untoro Hariadidalam keterangan pers, Minggu (11/9).
Para akademisi yang tergabung dalam Forum 2045 selama ini aktif melakukan kajian terkait tantangan bangsa di masa depan dan menghasilkan berbagai rekomendasi yang berguna bagi para pengambil kebijakan.
Baca juga: PPP Segera Lakukan Konfirmasi Kepengurusan Baru ke KPU
Pertemuan mereka dan elit politik dimaksudkan untuk membahas bentuk-bentuk kolaborasi yang lebih kongkrit antara komunitas akademik (academic community) dan masyarakat politik (political society).
Prof. Dr. Chairil Anwar, guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM), menyatakan, kelompok guru besar menaruh harapan besar pada parpol, karena parpol memiliki peran penting dalam melahirkan kepemimpinan bangsa. Meski demikian, kalangan akademisi prihatin dengan maraknya praktek politik berbiaya tinggi dalam proses melahirkan kepemimpinan di berbagai tingkatan.
“Apakah kita akan melanjutkan kecenderungan semacam ini, ataukah segera mencarikan jalan keluar sehingga proses regenerasi kepemimpinan berikutnya tidak lagi berbiaya mahal?,” ungkapnya.
Ketua DPW PKS DIY Agus Mas’udi mengakui bahwa praktek politik di Indonesia cenderung high cost. Karena itu, semua pihak harus mendorong upaya untuk mencari terobosan baru guna mengurangi biaya politik. Khususnya, dalam berbagai ajang kontestasi demokrasi yang bertujuan melahirkan kepemimpinan baru.
“Pada tahun 2024, regenerasi kepemimpinan bangsa harus disukseskan. Ini merupakan agenda penting yang harus didukung oleh segenap anggota masyarakat,” lanjutnya.
Subardi, anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, kegiatan dialog yang melibatkan kalangan parpol dan akademisi berdampak positif bagi kedua belah pihak. Karena itu, ia mengusulkan agar jalinan kolaborasi antar keduanya dikelola secara berkelanjutan.
“Para pakar dari perguruan tinggi dapat menyampaikan pandangannya kepada kami, yang menjadi bahan berharga bagi kami dalam merumuskan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujarnya.
Senada dengan Subardi, tokoh senior PD DIY, Hari Sebayang, menyatakan bahwa suplai gagasan dari kalangan akademisi dapat berperan meningkatkan wawasan para aktor politik serta meningkatkan kualitas sumberdaya manusia parpol. (RO/OL-09)
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan 5 konglomerat dinilai positif. Namun Indef menegaskan Indonesia Incorporated harus diwujudkan lewat kebijakan industri, bukan sekadar dialog.
Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan penting dengan Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Hyderabad House, New Delhi, pada Sabtu (25/1)
Banyak aspirasi dari kader PDIP kepada Megawati untuk kembali memimpin partai berlogo banteng itu.
Simbol-simbol kedekatan Megawati dan Prabowo perlu disertai dengan silaturahim serta komunikasi politik yang intens
Peneliti senior Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Firman Noor berpendapat, tidak mudah bagi Megawati untuk memaafkan seseorang.
Silaturahim antara Megawati-Prabowo yang dapat membawa dampak positif bagi stabilitas politik
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved