Kamis 08 September 2022, 22:31 WIB

Kuasa Hukum Bripka RR Sebut Kliennya tak Berani Menembak Brigadir J

Khoerun Nadif Rahmat | Politik dan Hukum
Kuasa Hukum Bripka RR Sebut Kliennya tak Berani Menembak Brigadir J

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Tersangka Brigadir Ricky Rizal berjalan sebelum rekonstruksi

 

KUASA hukum Bripka Ricky Rizal (RR), Erman Umar, menjelaskan kliennya tidak berani menembak Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat saat diperintah oleh Irjen Ferdy Sambo.

Erman mengatakan, perintah itu terlontar oleh Irjen Ferdy Sambo di rumah pribadinya di kawasan Saguling, Jakarta Selatan.

Ia menyambangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, guna mendampingi Bripka RR dalam pemeriksaan lanjutan sebagai tersangka tewasnya Brigadir J.

Erman mengungkap kejadian penembakan Brigadir J diawali dengan pertanyaan dari Sambo kepada RR perihal kejadian di Magelang yang menimpa istrinya Purtri Candrawathi (PC).

RR pun mengaku tidak tahu perihal kejadian pelecehan tersebut. Lantas, Sambo memerintah RR untuk menembak Brigadir J.

"Ya sudah kalau gitu baru dilanjutin 'kamu berani nembak? Nembak Yosua?' RR bilang 'saya nggak berani Pak, saya nggak kuat, nggak berani Pak.' 'Yauda kalau gitu kamu panggil Richard'," ujar Erman menirukan percakapan antara Sambo dengan RR.

Baca juga: Jadi Tersangka Kasus Kematian Brigadir J, Rumah Bripka RR di Tegal Sepi

Menurut pengakuan yang diterima Erman dari RR, kliennya ini hanya mengetahui perihal cekcok antara Brigadir J dengan Kuat Maaruf.

"Karena kesannya Kuat, si Yosua pernah dia lihat kayak ngendap naik turun tangga, ditanya 'ada apa?' dia (Yosua) lari. Jadi menimbulkan pemikiran yang negatif tapi tidak tahu, apakah ada pelecehan, kita tidak tahu, si anu tidak tahu," pungkasnya.

Bripka RR telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Adapun tersangka lain ialah, FS, PC, E dan KM. Mereka dijerat Pasal 340 Sub Pasal 338 Sub Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.(OL-5)

Baca Juga

Antara

Anies: Pilpres Masalah Serius, Hormati Keputusan Parpol

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Senin 26 September 2022, 17:40 WIB
Meski sudah menyatakan siap maju sebagai calon presiden, Anies menegaskan dirinya masih fokus pada pekerjaan sebagai Gubernur DKI...
MI/M Irfan

Kejagung Harus Tuntaskan Penanganan Kasus Impor Baja

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 17:30 WIB
Para tersangka yang sudah ditetapkan hanya berstatus sebagai bawahan yang menjalankan tugas. Diharapkan aktor utama dalam kasus itu bisa...
MI/Moh Irfan

Ini Alasan NasDem tidak Terburu-buru Tetapkan Nama Capres 2024

👤Lina Herlina 🕔Senin 26 September 2022, 17:17 WIB
WAKETUM DPP, Partai NasDem Ahmad Ali menyatakan DPP Partai NasDem tidak ingin terburu-buru menentukan jagoannya pada Pemilu 2024...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya