Selasa 30 Agustus 2022, 23:16 WIB

Soal Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Polri: Kita Uji di Pengadilan

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Soal Ferdy Sambo Tembak Brigadir J, Polri: Kita Uji di Pengadilan

MI/Susanto
Tersangka Ferdy Sambo dikawal petugas

 

POLRI enggan berkomentar soal kepastian keikutsertaan Irjen Ferdy Sambo dalam menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Padahal, reka adegan pembunuhan berencana telah diperagakan Ferdy Sambo dan empat tersangka lainnya.

"Masalah dia nembak atau tidak makanya saya katakan tadi, masing-masing punya pendapat, punya keterangan. Nanti akan kita uji di pengadilan," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Jalan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8).

Andi juga emoh bicara soal sudah dapat atau belum benang merah peristiwa pembunuhan oleh eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersebut. Menurut Andi, pihaknya malah mendapatkan benang hitam. Namun, dia tidak menjelaskan maksudnya.

"Jangan bicara benang merah, adanya benang hitam," ujar Andi.

Rekonstruksi dilakukan 7,5 jam di tiga lokasi, Selasa (30/8), yakni di aula dekat rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling III Jakarta Selatan, tempat kejadian perkara pengganti peristiwa Magelang; dalam rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling III; dan di rumah dinas yang berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Baca juga:  Ferdy Sambo Lakukan Rekonstruksi dengan Memakai Borgol Plastik

Total ada 78 reka adegan pembunuhan Brigadir J yang diperagakan lima tersangka. Dari total adegan tersebut, 16 adegan terkait peristiwa di Magelang, 35 adegan peristiwa yang terjadi di rumah pribadi, dan 27 adegan peristiwa yang terjadi di rumah dinas sebagai tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir J.

Kelima tersangka dalam kasus ini ialah. Eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo; istri Sambo, Putri Candrawathi; Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu; Bripka Ricky Rizal; dan Kuat Ma'ruf, asisten rumah tangga (ART) sekaligus sopir Putri.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan rekonstruksi dilakukan transparan, sebagaimana janji Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Transparansi dibuktikan dengan melibatkan pihak eksternal seperti Komnas HAM dan Kompolnas.

"Sesuai komitmen Kapolri timsus diminta secara transparan mungkin dalam rekonstruksi," ungkap Dedi.(OL-5)

Baca Juga

dok.pribadi

Pendeta Alberth Yoku: Tindakan Korupsi Lukas Enembe Tanggung Jawab Pribadi

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 September 2022, 19:54 WIB
PENETAPAN Lukas Enembe (LE) menjadi tersangka oleh KPK mendapat dukungan dari sejumlah tokoh lokal Papua, salah satunya pendeta Alberth...
dok.ist

Pengamat: Kritikan SBY Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024 Asumsi Saja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 19:05 WIB
DIREKTUR Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai, kritik Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, SBY soal dugaan...
Instagram @gerindra

Prabowo Sowan Ke 9 Kiai Sepuh NU Jateng, M Qodari: Game Changer di Pilpres 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 September 2022, 17:57 WIB
“Ini memperlihatkan arah baru untuk segmentasi atau basis politik yang dituju. Kita tahu pada 2014 dan 2019 arahnya itu dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya