Senin 08 Agustus 2022, 11:43 WIB

Pengacara Bharada E: Tidak Ada Tembak Menembak di Rumah Ferdy Sambo

Rahmatul Fajri | Politik dan Hukum
Pengacara Bharada E: Tidak Ada Tembak Menembak di Rumah Ferdy Sambo

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E (kiri).

 

Pengacara Bharada Richard Eliezer alias E, Muhammad Burhanuddin mengatakan tidak hanya kliennya yang menembak Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat alias J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Namun, ada orang lain yang turut menembak Brigadir J.

Berdasarkan pengakuan Bharada E, dirinya lah yang pertama kali menembak Brigadir J. Setelah itu, penembakan dilanjutkan oleh pelaku lain. "Nembak pertama Bharada E, selanjutnya ada pelaku lain," ujar Burhanuddin saat dikonfirmasi, Senin (8/8).

Burhanuddin menjelaskan, berdasarkan pengakuan kliennya, dalam peristiwa tersebut juga tak ada tembak menembak dengan Brigadir J. "Pelaku yang menembak lebih dari satu, tidak ada tembak menembak," katanya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menyebut Bharada E juga mengaku saat itu berada dalam tekanan karena diperintah oleh atasannya untuk menembak Brigadir J.

Diketahui, Brigadir J disebut tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Namun, peristiwa itu baru diungkap pada Senin (11/7).

Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo.

Polisi mengatakan Brigadir J mengeluarkan total tujuh tembakan, yang kemudian dibalas lima kali oleh Bharada E. Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E. Sedangkan tembakan Bharada E mengenai Brigadir J hingga tewas.

Polri kemudian menetapkan Bharada E sebagai tersangka terkait kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Bharada E dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang sengaja menghilangkan nyawa orang lain juncto Pasal 55 KUHP dan Pasal 56 KUHP.

Polri kemudian menangkap Brigadir Ricky Rizal terkait kasus tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo. Ricky diketahui merupakan ajudan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menjelaskan, Ricky telah ditahan dan statusnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. “(Ditahan) di Bareskrim Polri,” ujar Andi.

Ricky dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana Subsider 338 jo 55 dan 56 KUHP. (OL-12)

Baca Juga

dok.ist

Plt Ketua Umum dan Majelis Pakar PPP Matangkan Pemenangan Pemilu 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 23:08 WIB
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono melakukan rapat bersama Majelis Pakar DPP PPP membahas langkah dan strategi untuk mengantarkan...
MI/Bary F

Paska OTT KPK Respon Ketua MA Dipuji Pengamat

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 22:43 WIB
RESPON Mahkamah Agung (MA) dalam menyikapi terbongkarnya dugaan korupsi yang melibatkan Hakim Agung non-aktif Sudrajat Dimyati dan sejumlah...
MI/ Abdillah M Marzuqi

Pemuda Katolik Komda Jateng Kecam Kasus Mutilasi di Semarang

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Kamis 29 September 2022, 22:40 WIB
PEMUDA Katolik Komisariat Daerah Jawa Tengah mengecam keras pembunuhan disertai mutilasi dan pembakaran kepada Paulus Iwan Budi beberapa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya