Kamis 21 Juli 2022, 13:35 WIB

Saan Mustofa Nilai Wacana Kampanye di Kampus Menarik

Anggi Tondi Martaon | Politik dan Hukum
Saan Mustofa Nilai Wacana Kampanye di Kampus Menarik

 MI/Susanto
Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa

 

WACANA partai politik berkampanye di kampus mengemuka menyusul komentar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari. Hasyim mengatakan kampanye politik boleh dilakukan di lingkungan kampus atau perguruan tinggi sepanjang memenuhi sejumlah ketentuan.

Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa mengaku wacana itu cukup menarik untuk pemilihan umum (pemilu) 2024.  "Menurut saya (kampanye di kampus) menarik juga," kata Saan saat dihubungi, Kamis (21/7).

Sekretaris Fraksi NasDem itu menilai kampanye di kampus dinilai penting. Wacana tersebut bisa menguji gagasan para kandidat di hadapan civitas akademika.

"Menguji gagasan-gagasan apa visi misi dari para kandidat, baik calon presiden, wakil presiden, terus juga mungkin legislatif," ungkap dia.

Baca juga: Pendataan Anggota TNI-Polri, Kemendagri: Tak Ada Mekanisme Khusus

Menurut Saan, pihak KPU bisa bekerja sama dengan kampus merealisasikan wacana tersebut. Kampanye bisa dilakukan dalam bentuk dialogis. "Jadi kampanyenya lebih berkualitas karena masuk di kalangan akademisi," sebut dia.

Namun, wacana tersebut harus diterapkan secara adil. Sehingga, semua peserta pemilu mendapat kesempatan menyosialisasikan visi dan misi mereka di hadapan civitas akademika kampus.

"Asal dilakukan secara adil aja. Artinya semua kontestan boleh melakukan itu," ujar dia.

Dalam Sarasehan Kebangsaan di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Selasa (19/7),  Hasyim mengatakan kampanye politik boleh dilakukan di lingkungan kampus atau perguruan tinggi. Asalkan, memenuhi sejumlah ketentuan.

Dalam pelaksanaan kampanye di lingkungan kampus, lanjut Hasyim, ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi, termasuk memberikan kesempatan yang sama bagi peserta pemilu.

"Asal diberikan kesempatan yang sama. Misal, calonnya ada tiga, ketiganya boleh masuk (berkampanye) di kampus. Kalau mau diadu debat, juga boleh," ujar Hasyim yang disitat dari Antara. (P-5)

Baca Juga

Dok MI

Kuasa Hukum Bharada E: Proyektil Hanya Alibi Supaya Terkesan ada Baku Tembak

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:48 WIB
Menurut keterangan yang ia dapat dari kliennya di TKP tidak ada baku tembak saat insiden...
MI/Adam Dwi

Pengacara Bharada E: Ferdy Sambo Ada di Saat Tewasnya Brigadir J

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:46 WIB
Pengacara Bharada E, Muhammad Burhanuddin mengatakan berdasarkan keterangan kliennya, Irjen Ferdy Sambo berada di lokasi saat Brigadir...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Pengacara Bharada E: Tidak Ada Tembak Menembak di Rumah Ferdy Sambo

👤Rahmatul Fajri 🕔Senin 08 Agustus 2022, 11:43 WIB
Pengacara Bharada Richard Eliezer alias E, Muhammad Burhanuddin mengatakan tidak hanya kliennya yang menembak Brigadir Novriansyah Yosua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya