Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejaksaan Agung belum berencana memanggil mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi lagi setelah diperiksa sebagai saksi pada Rabu (22/6).
Pemeriksaan itu diketahui terkait penyidikan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) pada Januari 2021 sampai Maret 2022.
"Sementara ini belum (akan diperiksa) lagi," kata Direktur Penyidikan JAM-Pidsus Supardi saat dikonfirmasi, Kamis (7/7).
Supardi menjelaskan, saat ini pihaknya masih melengkapi berkas untuk lima tersangka yang telah ditetapkan, salah satunya adalah anak buah Lutfi sendiri, yaitu Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan.
Penyidik Gedung Bundar menargetkan, dalam bulan ini, tersangka dan barang bukti bisa dilimpahkan ke tim jaksa penuntut umum.
"Ini masih tahap I. Mudah-mudahan secepatnya bisa tahap II, mudah-mudahan nanti minggu depan atau minggu depannya sudah bisa tahap II," tandas Supardi.
Selain Wisnu, Kejagung juga telah menersangkakan dan menahan Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agrindustri/Permata Hijau Group, Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia.
Berikutnya ada nama Picare Tagore selaku General Manager PT Musim Mas dan Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimjati. LCW merupakan pendiri dan penasihat kebijakan/analisa pada Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI) yang jasanya digunakan Kemendag.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, penyidik JAM-Pidsus telah memeriksa anak buah LCW di IRAI berinisial BSW sebagai saksi pada Rabu (6/7) lalu. Inisial itu merujuk nama Brilliana Setyawitta Wardhani selaku project advisor IRAI.
Selain Brilliana, satu saksi lagi yang diperiksa kemarin adalah Direktur Utama PT Musim Mas Fuji bernama Siu Shia. (OL-8)
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) milik Samin Tan diusut menggunakan KUHAP baru.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
HARGA minyak goreng di sejumlah pasar di Kota Palembang, Sumsel mengalami kenaikan beberapa pekan belakangan.
Togar menegaskan, sebenarnya minyak goreng tidak langka di pasaran. Hanya, ekosistem dalam penyaluran dan pengawasan distribusinya belum siap, tetapi tetap dipaksakan oleh pemerintah.
Master berkhilah, kelangkaan minyak goreng disebabkan adanya kebijakan kontrol harga (price control)
Menurut Tumanggor, saat itu seluruh perusahaan CPO memang berniat membantu pemerintah secara sukarela.
Ia mengakui, kebijakan harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 menyebabkan produsen minyak goreng menghentikan produksinya
Pasalnya, dalam satu kesempatan, Kamaruddin menyebut polisi itu mengabdi kepada negara hanya satu minggu, dan sisanya kepada mafia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved