Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
KELOMPOK Khilafatul Muslimin akhir-akhir ini muncul setelah menggelar konvoi di kawasan DKI Jakarta.
Menanggapi itu, Dirjen Politik dan PUM Kemendagri, Bahtiar menuturkan pihaknya tengah mendalami ada atau tidak dugaan pelanggaran yang dilakukan organisasi Khilafatul Muslimin.
"Namanya organisasi apapun di negeri ini ya harus tunduk pada negara dan hukum-huku. negara dan harus juga tidak boleh bertentangan dengan ideologi Pancasila," tegas Bahtiar, Senin (6/6).
Baca juga: Perluasan Ganjil Genap, Transjakarta Sesuaikan Sejumlah Rute
"Maka dari itu, kita sedang mendalami dan cek lebih dalam lagi," tambahnya.
Sebelumnya, terjadi aksi konvoi oleh kelompok Khilafatul Muslimun di kawasan DKI Jakarta, Minggu (29/6).
Konvoi menggunakan motor dengan atribut poster dan bendera bertuliskan Khilafatul Muslimin itu viral di media sosial.
Para pemotor ini melintas bergerombol dengan memakai seragam dengan warna dominan hijau. (OL-4)
BSKDN Kemendagri memperkuat peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam upaya penurunan tingkat pengangguran.
Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi menegaskan bahwa DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
DIREKTORAT Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat sebanyak 5,5 juta penduduk Indonesia bercerai pada 2025.
Berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dihimpun, diketahui jumlah penduduk Indonesia mencapai 288.315.089 jiwa. Penduduk laki-laki memiliki jumlah lebih tinggi.
MAYORITAS penduduk Indonesia saat ini berada pada kelompok usia produktif. Hingga Semester II Tahun 2025, sebanyak 199.026.595 jiwa berada di rentang usia 15 hingga 64 tahun.
DKB merupakan hasil proses pembersihan dan sinkronisasi ketat untuk menghapus data ganda atau anomali.
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved