Senin 30 Mei 2022, 13:54 WIB

Presiden Tegaskan Pemerintah 'All Out' Dukung Pemilu 2024 Tepat Waktu

Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum
Presiden Tegaskan Pemerintah

ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Setpres
Presiden Joko Widodo

 

PRESIDEN Joko Widodo meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) betul-betul melaksanakan setiap tahapan pesta demokrasi tepat waktu sehingga Pemilu 2024 berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Instruksi tersebut disampaikan kepala negara saat menjamu ketua dan anggota KPU di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/5).

"Presiden ingin memastikan bahwa penyelenggaraan Pemilu 2024 dilaksanakan sesuai jadwal dan tepat waktu reguler lima tahunan," ujar Ketua KPU Hasyim Asy'ari selepas pertemuan, hari ini.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga ingin masa kampanye dipersingkat supaya lebih efisien. Cara itu juga diyakini bisa mencegah potensi kekisruhan di masyarakat.

"Dalam hal ini, presiden dan KPU memiliki pandangan sama. Titik temunya adalah kampanye pada durasi 90 hari. Ini juga nanti akan berimplikasi kepada proses-proses pengadaan dan distribusi logistik, terutama surat suara dan formulir," tuturnya.

Presiden pun, sambung Hasyim, akan mengerahkan seluruh aparat negara guna mendukung kelancaran proses produksi dan distribusi logistik sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), terutama logistik utama berupa surat suara, formulir pemungutan suara, serta rekapitulasi hasil penghitungan suara.

Baca juga: Pengamat : Arus Bawah Dukung Puan Jadi Capres 2024

Jokowi juga berharap agar logistik yang digunakan dalam pemilu adalah produk dalam negeri.

"Beliau berharap agar logistik kepemiluan ini sebisa mungkin diutamakan produk dalam negeri supaya pemilu ini yang sering kita sebut 'dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat' juga terasa betul untuk menggairahkan situasi ekonomi di Indonesia," ucapn Hasyim.

Demi memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana, kepala negara juga memerintahkan sejumlah menteri terkait seperti Menteri Dalam Negeri, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung.

"Semuanya akan ditugaskan oleh presiden memberikan dukungan sepenuhnya kepada KPU, terutama untuk dukungan anggaran, dan juga personel, dan juga logistik kepemiluan," lanjutnya.

Secara garis besar, Hasyim menambahkan, presiden KPU selalu berhati-hati dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu. Jangan sampai aspek teknis menjadi isu-isu politik yang tidak terkendali, misalnya topik tentang pendaftaran pemilih, tata kerja penyelenggaraan pemilu, proses pemungutan suara sampai rekapitulasi dan penetapan hasil pemilu secara nasional.(OL-4)

Baca Juga

Youtube

Sah, Revisi KUHP Resmi Menjadi UU

👤Anggi Tondi Martaon 🕔Selasa 06 Desember 2022, 11:18 WIB
Revisi KUHP awalnya bakal disahkan pada 2019 setelah semua fraksi sepakat untuk disahkan pada rapat...
dok.pribadi

Pengamat: KPK Tak Dibenarkan Bertindak Diskriminatif dengan Alasan Apa pun

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 08:54 WIB
KAPASITAS Ketua KPK memberi sambutan saat pembukaan acara, berada di tengah -tengah semua peserta yang hadir, sehingga tidak bisa diartikan...
MI/BAYU ANGGORO

KPK Kembali Mengingatkan Pelaku Korupsi Dana Kebencanaan Terancam Hukuman Mati

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 05 Desember 2022, 22:20 WIB
Penyaluran bantuan bencana yang menggunakan dana negara baik APBD maupun APBN rawan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya