Sabtu 14 Mei 2022, 13:54 WIB

Pimpinannya Miliki Elektabilitas Rendah, Golkar, PAN dan PPP Bakal Gaet Tokoh Luar

Indriyani Astuti | Politik dan Hukum
Pimpinannya Miliki Elektabilitas Rendah, Golkar, PAN dan PPP Bakal Gaet Tokoh Luar

MI/ BARY FATHAHILAH
Pengamat politik Nyarwi Ahmad

 

PENGAMAT politik Nyarwi Ahmad memandang kesepakatan koalisi di antara Golkar, PAN, dan PPP berpotensi memberikan warna baru yang akan membedakan arus serta dinamika politik Pilpres 2024 dengan Pilpres 2019. Namun, koalisi ini diprediksi paling maksimal hanya mencalonkan calon wakil presiden.

"Pertemuan ketiganya sangat potensial memberikan warna baru yang menjadikan arus dan dinamika politik jelang Pilpres 2024 bisa berbeda dengan yang pernah terjadi menjelang Pilpres 2019 lalu," kata Nyarwi sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, hari ini.

Menurutnya, ketiga partai akan melakukan konvensi untuk mendapatkan capres yang paling potensial memenangkan Pilpres 2024. Namun untuk posisi cawapres, ujar dia, kemungkinan diisi oleh salah satu dari tiga ketua umum parpol ini.

Menurut Nyarwi, adalah tokoh-tokoh potensial yang populer dan memiliki potensi akselerasi elektabilitas bagus, namun bukan ketua umum partai, akan berpeluang besar untuk dapat dicalonkan dari koalisi yang dibangun oleh Golkar, PAN, dan PPP.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Indonesian Presidential Studies (IPS) ini menilai koalisi tersebut menyiratkan empat hal.

Pertama, kata dia, koalisi dari partai-partai politik (parpol) yang tidak memiliki tokoh-tokoh populer dengan tingkat elektabilitas yang dapat diandalkan untuk memenangkan Pilpres 2024 itu, dapat memunculkan dua konsekuensi bagi para tokoh yang populer dan memiliki elektabilitas oleh data survei lembaga-lembaga survei yang kredibel.

Selanjutnya, hal kedua yang tersirat dari koalisi Golkar, PAN, dan PPP adalah kemungkinan munculnya dinamika internal masing-masing partai ataupun eksternal antarpartai di Senayan yang semakin memanas guna memaksimalkan peluang dalam Pilpres 2024.

Baca juga: Percepat Pembahasan Regulasi Pemilu 2024

Hal ketiga menunjukkan bahwa peran partai dalam mewarnai kandidasi hingga pemenangan dalam Pilpres 2024 akan berbeda dengan Pilpres 2019, karena partai-partai jauh lebih menguat dibandingkan dengan para tokoh atau komunitas relawan pendukung tokoh-tokoh populer.

"Keempat, pertemuan ini juga mengindikasikan bahwa bursa pertarungan Pilpres 2024 kemungkinan besar akan diramaikan dengan tiga atau empat episentrum koalisi partai," ujar Nyarwi.

Melalui koalisi tersebut, katanya pula, pimpinan Golkar seolah ingin menunjukkan bahwa partainya adalah salah satu kelompok penting yang dapat bermain dalam memenangkan Pilpres 2024.

Nyarwi pun menyampaikan Golkar, PAN, dan PPP dapat berkembang menjadi satu episentrum koalisi parpol yang solid karena memiliki dua kelebihan, yaitu berkarakter mesin organisasi politik yang berbeda dan memiliki segmen pasar elektoral atau pemilih yang heterogen.

"Dua kondisi semacam itu bisa menjadi modal penting untuk memenangkan Pilpres 2024. Dua kondisi ini juga menjadikan mereka saling melengkapi satu sama lain," kata Nyarwi.

Sementara di luar Golkar, Nyarwi mengatakan ada tiga partai lain dapat menjadi episentrum koalisi, yaitu NasDem, PDIP, dan Gerindra. Menurutnya, tiga partai itu akan membangun episentrum koalisi sendiri. (Ant/OL-4)

Baca Juga

Antara/Iggoy el Fitra.

Kemenkum dan HAM Cari Penyebab Abdul Somad Dideportasi Singapura

👤Mediaidonesia.com 🕔Selasa 17 Mei 2022, 12:30 WIB
Untuk sementara waktu, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkum dan HAM masih berupaya mencari informasi lengkap dari pihak Imigrasi Singapura...
Instagram @fakarlch

Penahanan Fakarich, Wiky, dan Brian dalam Kasus Binomo Diperpanjang 40 Hari

👤Siti Yona Hukmana 🕔Selasa 17 Mei 2022, 12:15 WIB
Orang pertama yang direkrut menjadi affiliator Binomo ialah Fakar Suhartami Pratama alias Fakarich. Kemudian, dia merekrut Indra Kesuma...
Medcom/Candra Yuri Nuralam

Boyamin Saiman Datang ke KPK Bawa Dokumen PT Bumi Rejo ke KPK

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 17 Mei 2022, 11:01 WIB
Boyamin terlihat menyambangin markas KPK sekitar pukul 10.29 WIB. Dia mengaku membawa dokumen terkait PT Bumi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya