Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN presiden (pilpres) dalam pemilihan umum 2024 semakin dekat. Sejumlah nama sudah digadang-gadang sebagai calon dalam pesta demokrasi empat tahunan tersebut. Salah satunya adalah politisi PDI Perjuangan, Puan Maharani.
Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menyebut elektabilitas Puan memang masih di bawah calon lain dari partai yang sama. Namun ia menilai masih ada waktu untuk Puan memperbaiki elektabilitas. "Waktu masih ada setahun lagi. Tetap saja bekerja," kata Sirojudin (28/4).
Ia menyebut, setiap figur yang digadang-gadang untuk maju dalam pilpres mendatang memiliki komunikasi publik yang berbeda. Ada yang memperkuat basis digital mereka.
"Sudah hampir mendekati 60% masyarakat Indonesia punya media sosial. Semakin baik sosialisasi, semakin besar peluang untuk terekspos pada komunitas itu," kata Sirojuddin.
Namun ditegaskan, populer tidak selalu jadi pilihan. "Calon presiden harus yang dikehendaki oleh pemilih PDI Perjuangan, jika tidak dikehendaki oleh pemilih bisa jadi pemilih PDI Perjuangan akan pergi" tambah dia.
Dikatakan pekerjaan rumah bagi Puan adalah bagaimana memenangkan hati pemilihnya. Pemilih PDI Perjuangan masih menjadi mayoritas. Hal ini terlihat dalam dua survei terakhir dimana suara PDI Perjuangan masih di atas 20%.
"Mbak Puan masih perlu bekerja lebih baik lagi meyakinkan pemilih PDI Perjuangan sendiri. Internal, apakah pemilih PDIP menginginkan Mbak Puan maju sebagai calon presiden," tandas Sirojuddin.
Di sisi lain, Puan menegaskan memiliki prinsip terus bekerja untuk rakyat. Dia juga mengajak kader PDIP untuk semakin solid. PDIP ‘berkuasa’ selama dua periode dan target mereka tentu untuk menang lagi.
"Kalau kita ingin PDI Perjuangan kembali menang di 2024, kita harus solid, solid, solid. Kita harus tegak lurus mengikuti arahan Ibu Ketua Umum," tegas Ketua DPR RI ini di Solo, Rabu (27/4).
Tentang hasil survei yang menunjukkan elektabilitas perorangan, Puan mengaku tidak khawatir. "Kerja turun lapangan! Jangan terpengaruh survei, itu hanya jadi pegangan," kata Puan.
Dalam dua bulan ini, Puan banyak tampil di depan publik dan melakukan kerja kerja nyata seperti disahkannya UU TPKS. Ia juga bersafari ke sejumlah kantong-kantong NU dan melanjutkan silaturahmi yang dibangun sejak era kakeknya, Presiden Soekarno. (RO/OL-15)
PASAL mengenai persyaratan calon Presiden dan calon Wakil Presiden dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu atau UU Pemilu kembali digugat ke MK agar bebas dari nepotisme
UU Pemilu digugat meminta keluarga Presiden dan/atau Wakil Presiden yang sedang menjabat dilarang mencalonkan diri sebagai capres dan cawapres
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
empat asas penting yang harus diperhatikan, yakni kecermatan, keterbukaan, kepentingan umum, dan ketidakberpihakan. Namun, dalam keputusan KPU yang telah dibatalkan
KPU membatalkan Peraturan KPU membatalkan penetapan dokumen persyaratan capres dan cawapres sebagai informasi publik yang dikecualikan KPU.
KPU ke depan merasa perlu memperoleh pandangan dari berbagai pihak agar keputusan yang diambil lebih komprehensif.
KETUA DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pihaknya saat ini memilih untuk fokus pada urusan kesejahteraan rakyat dan sinergi program pemerintah dibandingkan Pilpres 2029.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
KETUA DPR RI Puan Maharani mengaku mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) soal aturan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Penguatan pengawasan semata tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran moral dari para pemangku kepentingan di daerah.
Tasyakuran atas penganugerahan gelar doktor kehormatan kepada Megawati serta pelaksanaan ibadah umrah bersama kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved