Kamis 28 April 2022, 19:39 WIB

Puan Maharani Terus Bekerja Untuk Rakyat

Widhoroso | Politik dan Hukum
Puan Maharani Terus Bekerja Untuk Rakyat

ANTARA
Ketua DPR RI Puan Maharani (kanan).

 

PEMILIHAN presiden (pilpres) dalam pemilihan umum 2024 semakin dekat. Sejumlah nama sudah digadang-gadang sebagai calon dalam pesta demokrasi empat tahunan tersebut. Salah satunya adalah politisi PDI Perjuangan, Puan Maharani.

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas menyebut elektabilitas Puan memang masih di bawah calon lain dari partai yang sama. Namun ia menilai masih ada waktu untuk Puan memperbaiki elektabilitas. "Waktu masih ada setahun lagi. Tetap saja bekerja," kata Sirojudin (28/4).

Ia menyebut, setiap figur yang digadang-gadang untuk maju dalam pilpres mendatang memiliki komunikasi publik yang berbeda. Ada yang memperkuat basis digital mereka.

"Sudah hampir mendekati 60% masyarakat Indonesia punya media sosial. Semakin baik sosialisasi, semakin besar peluang untuk terekspos pada komunitas itu," kata Sirojuddin.

Namun ditegaskan, populer tidak selalu jadi pilihan. "Calon presiden harus yang dikehendaki oleh pemilih PDI Perjuangan, jika tidak dikehendaki oleh pemilih bisa jadi pemilih PDI Perjuangan akan pergi" tambah dia.

Dikatakan pekerjaan rumah bagi Puan adalah bagaimana memenangkan hati pemilihnya. Pemilih PDI Perjuangan masih menjadi mayoritas. Hal ini terlihat dalam dua survei terakhir dimana suara PDI Perjuangan masih di atas 20%.

"Mbak Puan masih perlu bekerja lebih baik lagi meyakinkan pemilih PDI Perjuangan sendiri. Internal, apakah pemilih PDIP menginginkan Mbak Puan maju sebagai calon presiden," tandas Sirojuddin.

Di sisi lain, Puan menegaskan memiliki prinsip terus bekerja untuk rakyat. Dia juga mengajak kader PDIP untuk semakin solid. PDIP ‘berkuasa’ selama dua periode dan target mereka tentu untuk menang lagi.

"Kalau kita ingin PDI Perjuangan kembali menang di 2024, kita harus solid, solid, solid. Kita harus tegak lurus mengikuti arahan Ibu Ketua Umum," tegas Ketua DPR RI ini di Solo, Rabu (27/4).

Tentang hasil survei yang menunjukkan elektabilitas perorangan, Puan mengaku tidak khawatir. "Kerja turun lapangan! Jangan terpengaruh survei, itu hanya jadi pegangan," kata Puan.

Dalam dua bulan ini, Puan banyak tampil di depan publik dan melakukan kerja kerja nyata seperti disahkannya UU TPKS. Ia juga bersafari ke sejumlah kantong-kantong NU dan melanjutkan silaturahmi yang dibangun sejak era kakeknya, Presiden Soekarno. (RO/OL-15)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Soal Pengganti Anies, Kemendagri: Tergantung Presiden

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:27 WIB
Diketahui, Anies akan berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Oktober 2022...
Dok; BPIP

Tanggapi Dino Djalal, Djumala: Diplomasi Perdamaian Bukan Pabrik Tempe.

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:03 WIB
"Kerja diplomasi perdamaian tentu beda dengan cara kerja pabrik tempe: hari ini kedele besok jadi tempe,"...
AP

Airlangga: Lawatan Presiden ke Eropa Timur Tidak Gagal

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:18 WIB
Hasil dari lawatan kepala negara harus dilihat dari banyak aspek dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya