Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Andre Rahadian, bersama beberapa pengurus organisasi yang dipimpinnya, bertemu dengan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Lestari Moerdijat. Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta, (Rabu (16/3), Andre menjelaskan mengenai pentingnya konsep Kohesi Kebangsaan. Menurut dia, saat ini masyarakat tengah berada pada era 4.0, yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi digital. Andre juga mengatakan, kondisi pandemi saat ini juga menjadi latar belakang mengapa pada akhirnya Iluni UI harus mempunyai peran dalam menciptakan Kohesi Kebangsaan.
Dalam pertemuan itu, Lestari Moerdijat, yang akrab dipanggil Rerie, mengatakan keinginannya untuk membawa UI dan Iluni UI menjadi rumah bersama dan tempat yang nyaman. Perempuan yang juga pernah menjadi pengurus Iluni UI ini mengataka, Iluni perlu mengambil peran mengisi ruang-ruang kosong di periode sebelumnya untuk membangun kembali UI sebagai institusi yang menjadi lambang dan misi kebangsaan.
“Kita bersama harus menyiapkan diri pada situasi yang dinamis dibandingkan pada masa sebelumnya, dalam pengertian bukan hanya eksis mengambil peran. Kita menyatukan langkah dalam sisi yang positif, warna kita merah putih jangan sampai ada isu hanya dikuasai oleh satu kelompok tertentu. Saya berharap di sisa kepengurusan ini, kita harus mempunyai pandangan, tidak boleh mematikan, tetapi kita harus menjadi bagian akademisi dari UI,” imbuhnya.
Ketua Iluni UI, Herzaky Mahendra Putra berharap Iluni UI dapat merangkul satu sama lain. Herzaky juga mengatakan, bahwa kunjungan tokoh ini demi mencari kesepahaman, keguyuban, dan meminta masukan dalam gerakan Kohesi Kebangsaan. “Selain itu, dari kunjungan tokoh ini bisa memunculkan kolaborasi dalam pengembangan gerakan Kohesi Kebangsaan, baik itu dengan melalui media podcast dan membuat buku secara bersama mengenai Kohesi Kebangsaan”, ujar Herzaky.
Sekretaris Jenderal ILUNI UI, Bachtiar Firdaus, mengatakan gagasan Kohesi Kebangsaan diharapkan dapat memperkuat bangsa Indonesia. “Berharap polarisasi yang ada di masyarakat tidak meningkat, Iluni UI ingin fokus terhadap persamaannya bukan mencari perbedaannya, sehingga bisa saling memahami antara satu sama lain. Kita bisa lagi meningkatkan kembali kualitas demokrasi kita dengan kuncinya adalah dengan bahu-membahu,” tuturnya.
Ketua ILUNI UI Susy Rizky Wiyantini mengapresiasi keaktifan dari kegiatan Iluni yang diadakan setiap harinya. “Untuk gerakan Kohesi Kebangsaan ini sudah ada dari awal, Mas Andre sebagai Ketua Umum Iluni UI sudah memulai sejak di dalam internal kepengurusan. Kita ada Bang Zaky dari Demokrat dan saya dari PSI. Di Universitas Indonesia juga kami sudah merencanakan untuk membangun rumah ibadah dan semoga semua upaya tersebut bisa mencairkan,” ucapnya.
Koordinator Tim Kohesi Kebangsaan Policy Center Iluni UI, Gemintang Kejora Mallarangeng, mengatakan bahwa dari Policy Center Iluni UII sudah secara rutin mengadakan diskusi guna berbagi kohesi bersama dengan yang lainnya. “Dengan adanya diskusi bisa menghasilkan kebijakan dan harapannya ke depannya bisa mengadakan diskusi bersama guna mencari formula yang paling maksimal,” tuturnya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Taufik Basari mengatakan, ide mengenai Kohesi Kebangsaan ini harus didukung. Besar targetnya Iluni UI menjadi lokomotif dalam gerakan Kohesi Kebangsaan. “Tantangannya alumni UI bisa meraih eksistensi secara mandiri, jadi tidak menjadikan label alumni UI yang dibanggakan, maka diharapkan ketika Iluni UI mendapatkan brand, harapan ini yang akan menjadi dibanggakan oleh alumninya. Saya berharap ini akan terus terbangun,” ucapnya. (RO/M-4)
Sementara itu, Dosen Universitas Indonesia, Dr. Irwansyah, S.Sos., M.A. mengatakan, bahwa gerakan Kohesi Kebangsaan harus digerakkan di dalam internal itu sendiri. “Halnya seperti mengajak kembali para staf serta pengajar di ILUNI UI. Integrasi di internal harus dikuatkan kembali dan ini merupakan sebuah proses,” pungkasnya (*)
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Ke depan, UI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang semakin baik, andal, dan responsif melalui evaluasi serta penyempurnaan berkelanjutan.
Tim Labmino merupakan delegasi dari Indonesia yang untuk pertama kali berhasil menembus jajaran Global Ambassador SFT.
Tim UI menggunakan teknologi *Remotely Operated Vehicle* (ROV) atau drone bawah air untuk memetakan kondisi visual terumbu karang.
Sejak diaktifkan kembali pada 25 Februari 2012, IKA Notariat UI terus bertransformasi menjadi wadah komunikasi dan kontribusi bagi almamater serta masyarakat.
Saat ini setiap tahunnya hanya sekitar 1 juta dari 9 juta lebih siswa SMA yang lulus berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN).
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kebinekaan harus menjadi kekuatan bangsa di tengah momentum perayaan Nyepi dan Idul Fitri.
Tradisi mudik Lebaran harus mampu dimanfaatkan untuk melestarikan nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendorong pengakuan negara terhadap eksistensi masyarakat adat dengan segera mengesahkan RUU Masyarakat Hukum Adat (RUU MHA).
RUU PPRT resmi jadi inisiatif DPR RI pada 12 Maret 2026. Lestari Moerdijat tegaskan pentingnya UU PPRT untuk perlindungan pekerja dan kepastian hubungan kerja.
Lestari mengingatkan bahwa tantangan mudik tahun ini semakin kompleks, terutama dengan adanya ancaman krisis iklim yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.
Lestari Moerdijat soroti pentingnya kebijakan struktural bagi kesetaraan perempuan di IWD 2026. Simak data kesenjangan gender dan perlindungan perempuan terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved