Kamis 17 Februari 2022, 16:26 WIB

KPK Didesak Ajukan Banding atas Vonis Ringan Azis Syamsuddin

Tri subarkah | Politik dan Hukum
KPK Didesak Ajukan Banding atas Vonis Ringan Azis Syamsuddin

MI/Susanto
Terdakwa mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

 

PENELITI Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Zaenur Rohman mendorong jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengajukan banding terhadap putusan Azis Syamsuddin di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Diketahui, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 3 tahun dan 6 bulan atas kasus suap Azis kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat bernama Maskur Husain. Hukuman itu lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa sebelumnya, yakni 4 tahun dan 2 bulan.

"Harapannya jaksa penuntut umum mengajukan banding, agar setidak-tidaknya tuntutan itu bisa dipenuhi di Pengadilan Tinggi," kata Zaenur saat dihubungi Media Indonesia dari Jakarta, Kamis (17/2).

Majelis hakim yang diketuai Muhammad Damis, kata Zaenur, seharusnya bisa menjatuhkan hukuman maksimal 5 tahun. Dalam hal ini, hakim diperbolehkan menghukum terdakwa lebih tinggi dari tuntutan jaksa.

Baca juga: KPK Optimistis Azis Syamsuddin Divonis Bersalah

Menurut Zaenur, hukuman yang dijatuhi hakim tidak terlepas juga dari rendahnya tuntutan jaksa KPK. Padahal, perbuatan Azis sendiri sangat merugikan lembaga antirasuah tersebut dengan menyuap penyidik KPK. Bahkan, ia berpendapat bahwa Azis telah merusak citra dan kepercayaan publik terahdap KPK.

"Bahkan kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi secara umum, karena terdakwa ini membeli hukum dengan memberikan sejumlah uang kepada penyidik KPK," ujarnya.

Diketahui, Azis terbukti melanggar ketentuan Pasal 5 Ayat (1) huruf a UU Pemberantasan Tipikor. Hakim menyatakan ia terbukti bersalah menyuap Robin dan Maskur sejumlah Rp3,099 miliar dan US$36 ribu untuk mengamankan perkara rasuah Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P Lampung Tengah TA 2017. (OL-4)

Baca Juga

MI/HO

BNPT Beri Pembekalan Antiradikalisme kepada Praja IPDN

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:37 WIB
Boy meminta praja IPDN untuk berhati-hati kepada dakwah atau kajian yang berkedok agama yang disisipi...
Dok.Antara

PPATK Endus Penyalahgunaan Dana Umat di ACT

👤Siti Yona Hukmana 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:32 WIB
Di aplikasi Twitter. Tampak ACT menjadi trending topik. Ada 11,5 ribu netizen yang melakukan cuitan terkait Aksi Cepat...
Antara

Sisa Anggaran Pemilu 2022 belum Cair, KPU Kirim Surat ke Kemenkeu

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 04 Juli 2022, 17:31 WIB
Dari anggaran sebesar Rp8,06 triliun, pemerintah baru mengucurkan Rp2,4 triliun, atau kurang Rp5,6 triliun. Tambahan anggaran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya