Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Politik Surokim Abdussalam menilai Menteri BUMN Erick Thohir saat ini merupakan menteri terbaik yang dimiliki Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Kabinet Indonesia Maju. Selain muda, Surokim menilai, kapabilitas Erick sangatlah layak untuk mengemban kepercayaan dari Presiden.
"Beliau anak muda yang dipercaya di posisi itu. Menunjukkan kepercayaan presiden yang tinggi. Serta menjadi salah satu menteri terbaik Presiden Jokowi," ujar Peneliti Surabaya Survey Center (SSC), Surokim dalam keterangan yang diterima, Senin (31/1)..
Lebih lanjut, Surokim menilai, Kementerian BUMN adalah posisi strategis mengingat BUMN adalah sepertiga dari kekuatan ekonomi bangsa. Sehingga Presiden membutuhkan orang kepercayaan yang bisa menjalankan tugas dan amanah dengan baik.
"Beliau bisa menjadi Menteri BUMN itu karena menjadi orang yang dipercaya Presiden. Kalau tidak dipercaya sulit berada di posisi itu," jelas Surokim.
Tak kalah penting, Surokim menilai keberhasilan pemerintahan Presiden Jokowi yang terus menunjukkan trend baik ekonomi pascaresesi akibat pandemi Covid-19 tak lepas dari kepiawaian Erick yang dinilai selalu mendapatkan kepercayaan Presiden untuk menjalankan tugas-tugas urgen dan mendesak lainnya. “Beliau menteri yang masih muda, menduduki posisi menteri yang strategis. Sudah terlihat kalo kinerja presiden bagus itu tidak lepas dari kinerja beliau," tegasnya.
Terakhir, Surokim juga memuji keberanian Erick dalam langkah bersih-bersih di Kementerian BUMN. Mulai dari penyelesaian kasus mega skandal korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT ASABRI (Persero), serta yang terakhir melaporkan kasus dugaan korupsi di tubuh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
"Tidak semua orang punya keberanian untuk melakukan hal seperti itu. Ada nyali dan upaya melakukan perubahan, jadi seperti itulah yang dicatat publik," tegasnya. (RO/OL-15)
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi menunjuk Dony Oskaria sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), menggantikan Erick Thohir.
Menteri BUMN Erick Thohir buka suara menanggapi UU BUMN. Perubahan status direksi, komisaris, dan dewan pengawas BUMN yang saat ini tidak lagi dikategorikan sebagai penyelenggara negara.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan kunjungan kerja ke proyek strategis nasional Bali International Hospital (BIH) di Sanur, Bali.
CSIS memandang skeptis perihal pengawasan hingga pengauditan yang akan dilakukan pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Hasil kerja sama dan sinergi bakal diperuncing dan difinalisasi pada Kamis (20/2) oleh tim teknis
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta seluruh maskapai penerbangan dan bandara menyiapkan diri untuk menyambut momen Ramadan dan Lebaran.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved