Rabu 29 Desember 2021, 22:37 WIB

Ketua MA Bantah Pengadaan Karpet Ruangannya Berbiaya Rp9,4 Miliar

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Ketua MA Bantah Pengadaan Karpet Ruangannya  Berbiaya Rp9,4 Miliar

MI/ Bary Fathahilah
Ilustrasi

 

KETUA Mahkamah Agung (MA) Muhammad Syarifuddin mengklarifikasi pengadaan karpet di ruangannya dengan pagu anggaran Rp9,483 miliar. Menurutnya, pengadaan tersebut bukan hanya ditujukan untuk ruangannya saja, tapi seluruh pemeliharaan di gedung MA.

"Ternyata yang diberitakan sekian itu, (untuk) semua pemeliharaan MA ini, termasuk di pusat ini, termasuk juga di A Yani (Gedung Sekretariat MA), termasuk di Diklat, untuk itu semua. Jadi bukan untuk di karpet (ruangan saya) itu," kata Syarifuddin dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2021, Rabu (29/12).

Syarifuddin sendiri merasa heran dari mana para wartawan mendapatkan informasi mengenai pengadaan karpet tersebut. Dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) MA, tender pengadaan tersebut dinamai Penggantian Karpet Ruang Kerja Ketua Mahkamah Agung RI. Adapun pagu sebesar Rp9,483 miliar hanya teralisasi dengan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp1,018 miliar.

"Dari mana itu dapat berita kok karpet mahalnya begitu? saya ndak tau ya karpet kalau sebegitu harganya kayak apa tebalnya itu, karpet saya itu biasa saja," ujar Syarifuddin.

"Saya merasa karpet saya itu biasa saja. Mungkin kalau begitu saya harus buka sepatu masuk, sayang kita, atau mungkin untuk kasur tidur," tandasnya. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA

ICJR Sebut ada Unsur Pidana dalam Tragedi Kanjuruhan

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 14:00 WIB
Menurut Institute for Criminal dan Justice Reform (ICJR) tragedi yang menewaskan 125 orang itu bukan bentuk pelanggaran etik, melainkan...
ANTARA

Presiden Teken Keprres TGIPF Tragedi Kanjuruhan Hari Ini

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 13:14 WIB
Tim tersebut diharapkan mampu bekerja secara fokus dan cepat dalam mengungkap akar permasalahan dari peristiwa yang merenggut 125 korban...
AFP

Presiden: Tim Pencari Fakta Kanjuruhan Harus Selesai 30 Hari

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 04 Oktober 2022, 11:41 WIB
Dengan sumber daya yang cukup besar, tim tersebut dituntut bisa memberikan kesimpulan dalam kurun kurang dari 30 hari ke...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya