Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Jenderal Andika Perkasa mengaku belum mengetahui secara pasti perihal dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap lima tersangka kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101.
Andika beralasan dirinya masih harus mempelajari hal tersebut. Apalagi, ia baru sebulan menjabat sebagai orang nomor 1 di TNI. Jenderal Andika Perkasa dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/11/2021).
Baca juga: Korupsi Heli, KPK Temukan Bukti Signifikan
"Saya terus terang baru belajar. Saya belum tahu pasti," kata Andika dalam keterangan di Jakarta, Selasa (28/12/2021).
Dalam menelusuri perihal penerbitan SP3 kasus korupsi Heli AW-101, Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan internal. Semua pihak wajib dimintai keterangan sehingga duduk perkaranya menjadi jelas.
"Saya janji akan menelusuri terlebih dahulu ke internal kami, mulai dari penyidik hingga oditur militer. Saya juga akan berkomunikasi dengan KPK supaya jelas dululah," imbuhnya.
Setelah mendapat informasi yang memadai, Andika berjanji akan memberi keterangan secara resmi ke publik. Ia tidak akan menutup-nutupi perihal SP3 tersebut. "Ada saatnya akan saya jelaskan," pungkas dia.
Sebelumnya, Direktur Penyidikan KPK Irjen Setyo Budiyanto mengatakan, koordinasi atau informasi terkait kasus korupsi helikopter AW-101 yang berhubungan dengan pihak dari TNI sudah dihentikan proses penyidikannya.
KPK turut menangani tersangka dari unsur sipil yaitu Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri Irfan Kurnia Saleh. Panglima TNI saat itu, Jenderal Gatot Nurmantyo, mengatakan potensi kerugian negara mencapai Rp220 miliar.
Di sisi lain, lima tersangka yang berasal dari unsur militer ialah Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama Fachry Adamy selaku mantan pejabat pembuat komitmen atau Kepala Staf Pengadaan TNI AU 2016-2017.
Letnan Kolonel TNI AU (Adm) WW selaku mantan Pekas Mabesau; Pelda SS selaku Bauryar Pekas Diskuau; Kolonel (Purn) FTS selaku mantan Sesdisadaau; dan Marsekal Muda TNI (Purn) SB selaku Staf Khusus Kasau (mantan Asrena Kasau).
"Koordinasi terkait masalah atau informasi yang berhubungan dengan pihak dari TNI sudah dihentikan proses penyidikannya," ujar Direktur Penyidikan KPK Irjen Setyo Budiyanto dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/12). (A-3)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan harus dihapuskan karena bertentangan dengan nilai-nilai agama sekaligus menjadi ancaman
KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
Ekrem Imamoglu, rival utama Presiden Erdogan, hadir di pengadilan atas tuduhan korupsi. Oposisi dan aktivis HAM sebut persidangan ini bermotif politik.
Penahanan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah.
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
penambahan armada melalui perusahaan induk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra utama pemerintah dalam misi kemanusiaan.
Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan helikopter pribadi ke Aceh sejak pekan pertama bencana Sumatra.
Waastamaops Kapolri Irjen Laksana menegaskan bahwa Polri terus bergerak cepat sebagai bentuk kehadiran negara dalam kondisi darurat.
Dua helikopter yang dilibatkan masing-masing adalah satu unit Mi-17 dan satu unit Bell 412.
TIM Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan memperluas lokasi operasi pencarian helikopter BK 117-D3 yang diperkirakan jatuh di kawasan hutan Pegunungan Meratus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved