Senin 08 November 2021, 14:58 WIB

Polisi Ciduk Penjambret DPO Berusia 11 Tahun di Sumsel 

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polisi Ciduk Penjambret DPO Berusia 11 Tahun di Sumsel 

Dok MI
Ilustrasi kriminalitas.

 

UNIT Reskrim Polsek Cakung berhasil menciduk tersangka perampas handphone berinisial HAS yang sempat buron ke wilayah Prabumulih, Sumatera Selatan. 

HAS diamankan usai menjadi buronan setelah ketahuan merampas handphone milik bocah perempuan berinisial VP, 11, di Jalan Pisangan Bulak, Perumahan Aneka Elok, Cakung, Jakarta Timur. 

Baca juga: Temanggung Kejar Target 70% Vaksinasi Covid Akhir Tahun

Penangkapan HAS dilakukan setelah Unit Reskrim Polsek Cakung terlebih dulu menangkap tersangka inisial PH. 

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan menyebut kejadian itu bermula saat korban VP sedang berjalan bersama temannya. 

Korban pun didatangi oleh dua pria tak dikenal dengan berboncengan sepeda motor berinisial PH (23) dan HAS (23). 

"Kemudian merebut secara paksa handphone yang ada digenggaman korban," ujar Erwin, Senin (8/11). 

Untungnya, aksi pencurian itu terekam kamera CCTV di lokasi, sehingga pihak kepolisian melakukan penyelidikan dari adanya rekaman tersebut. 

Adapun tersangka PH diciduk Unit Reskrim Polsek Cakung pada Selasa (2/11). 

Penangkapan PH terjadi ketika orangtua korban mendapatkan handphone anaknya dijual pelaku melalui Facebook, dari situ akhirnya dilaporkan ke Unit Reskrim Polsek Cakung. 

Berpura-pura sebagai pembeli, orangtua korban bersama jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung menjebak pelaku kemudian mengajaknya bertemu untuk melakukan pembayaran. 

Sementara untuk tersangka HAS, kata Erwin, pelaku sempat melarikan diri ke daerah Prabumulih, Sumatera Selatan. Namun akhirnya dapat diamankan kembali.

Usai menangkap keduanya, polisi amankan barang bukti, berupa handphone merek Oppo A15 milik korban VP, baju milik tersangka PH, celana pelaku HAS, dan satu unit sepeda motor jenis matic. 

Atas perbuatannya, pelaku dikenai Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Novrian Arbi

DPR Mengkaji Penggunaan Kotak Suara dari Kardus

👤 Sri Utami 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:30 WIB
Wakil Ketua DPR  RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi II DPR untuk mengkajinya karena terkait dengan kerentanan kerusakan kertas...
MI/Pius Erlangga

Restorative Justice Kejaksaan Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Diapresiasi PBB

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 17:15 WIB
Selain dari sisi kecepatan, RJ oleh Kejaksaan juga diapresiasi akibat kontrol yang dimiliki jaksa penuntut umum. Sejauh ini, lebih dari...
DOK Kejagung

Mafia Migor Kembali Terungkap, Penegakan Hukum Era Jokowi Diapresiasi,

👤Widhoroso 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 16:59 WIB
Penegakan hukum yang tidak pandang bulu oleh pemerintahan Joko Widodo menuai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya