Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VII DPR Dyah Roro Esti mengapresiasi langkah dan komitmen PT Poso Energy memanfaatkan energi baru dan terbarukan (EBT), terutama tenaga hidro dalam pembangkitan listriknya.
Roro Esti, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/10), mengatakan keberadaan PLTA Poso berdaya 575 MW yang dibangun Poso Energy di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, telah memberikan sumbangsih besar kepada bangsa dan negara.
''Saya mengapresiasi langkah yang ditempuh Poso Energy dalam pengembangan EBT terkhusus tenaga hidro di Indonesia dan saya berharap ini bisa menjadi contoh wilayah lainnya di Indonesia untuk dapat menerapkan hal yang sama,'' katanya saat kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR pada Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Junimart Girsang Desak BPN/ATR Percepat Pembuatan Sertifikat Tanah Masyarakat
Roro Esti memandang langkah Poso Energy dan perusahaan lain yang bergerak di bidang serupa, layak didukung melalui pemberian insentif, sehingga akan mendorong semakin banyak pembangkit listrik bertenaga EBT di Indonesia.
''Hal ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Indonesia dalam menekan emisi karbon yang dihasilkan dari sektor energi,'' kata politisi milenial Partai Golkar tersebut.
Ia pun berharap ke depan, harga EBT bisa lebih kompetitif apalagi dengan adanya penerapan pajak karbon nantinya. Menurut Roro Esti, dirinya bersama Komisi VII DPR saat ini juga aktif mengadvokasikan penerapan EBT untuk pembangkitan listrik di Indonesia.
Langkah tersebut diwujudkan salah satunya dengan merancang regulasi yang khusus mengatur tentang pemanfaatan dan skema usaha EBT di Indonesia. Dalam kunjungan spesifik ini, Poso Energy memaparkan laporan kinerja dan kendala dari PLTA yang dibangunnya.
Roro Esti juga mengatakan saat ini baru 2,5% dari total potensi EBT terealisasi dan tenaga hidro hanya 8,16 persen dari total potensi yang
dimiliki Indonesia.
Dalam kunjungan kerja spesifik yang dipimpin Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto, selain Roro Esti, Anggota Komisi VII DPR lainnya yang hadir adalah Willy Midel Joseph, Rusda Mahmud, dan Rico Sia.
Turut mendampingi Pendiri Poso Energy sekaligus mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Direktur Utama Poso Energy Ahmad Kalla, dan Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Wiluyo Kusdwiharto.
Kunjungan DPR ini dilakukan untuk meninjau langsung penerapan EBT di PLTA Poso dan kaitannya dengan RUU EBT yang sedang dibahas di DPR.
''Renewable energy</em> bukan pilihan, tapi sebuah keharusan,'' ujar Sugeng Suparwoto dalam sambutannya. (Ant/OL-10)
DPR mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk segera mengeluarkan kesimpulan tegas terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus
Anggota Komisi III DPR Gus Falah Amru apresiasi penurunan angka kecelakaan Mudik 2026, namun ingatkan Polri agar terus berinovasi dan jangan cepat berpuas diri.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menyoroti temuan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) terkait maraknya pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).
Wakil Ketua Komisi II DPR Aria Bima ingatkan pemerintah bahwa WFH satu hari bukan solusi tunggal hemat BBM.
Legislator PDIP Harris Turino mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan menjaga integritas di tengah tantangan ekonomi pada momen Idulfitri 1447 H.
Wakil Ketua Komisi X DPR, MY Esti Wijayanti, menolak keras wacana sekolah daring untuk penghematan BBM. Ingatkan dampak buruk 'learning loss' dan penurunan karakter siswa.
Di Kalsel potensi EBT diperkirakan mencapai 3.270 mega watt yang berasal dari energi tenaga surya, bayu, air, biogas serta biomassa.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Ernest Gunawan menyampaikan alokasi program mandatori B40 pada 2026 ditetapkan sebesar 15,646 juta kiloliter.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjalin kerja sama strategis dengan PT Borneo Indobara (BIB) melalui penandatanganan perjanjian jual beli REC.
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved