Selasa 12 Oktober 2021, 11:11 WIB

SMKN 5 Pontianak Dinilai Telah Kolaborasikan Pendidikan Vokasi dan IDUKA

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
SMKN 5 Pontianak Dinilai Telah Kolaborasikan Pendidikan Vokasi dan IDUKA

Ist/DPR
Anggota Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki (tengah) saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses ke Kota Pontianak, Kalbar.

 

ANGGOTA Komisi X DPR RI Zainuddin Maliki menilai SMK Negeri 5 Pontianak telah mengimplementasikan dengan baik program kolaborasi antara pendidikan vokasi dengan Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

Dengan menjalankan program Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diksi Kemendikbudristek) tersebut, SMKN5 Pontianak berusaha menjadi sekolah unggulan.

“Sebenarnya (kolaborasi) ini bukan program baru. Diharapkan dengan adanya kebijakan-kebijakan Ditjen Diksi yang baru, (sekolah-sekolah) ini semakin mendapatkan motivasi. Sehingga link and match atau bahasa lamanya perkawinan (antara Pendidikan dan dunia kerja) bisa berjalan dengan baik,” ungkap Zainuddin di sela-sela mengikuti Kunjungan Kerja Reses ke Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Jumat (8/10).

Diketahui, SMKN 5 Pontianak menonjolkan jurusan bidang pariwisata, fashion, hingga kuliner, dan telah menjalin kerja sama dan mendapat dukungan dari lembaga usaha di bidang tata boga dan pariwisata.

“Saya rasa dengan mereka belajar seperti ini, siswa-siswinya akan siap terjun ke dunia kerja, serta menciptakan lapangan kerja itu sendiri. Jadi kita dorong semboyan (Menciptakan Tenaga Kerja yang Siap Bekerja) mereka,” dukung Zainuddin.

Di sisi lain, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap pemerintah responsif dalam membantu SMKN 5 Pontianak agar bisa meningkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum (BLU).  Dengan meningkatkan statusnya, siswa-siswinya bisa semangat untuk lulus dan siap menciptakan lapangan kerja.

“Jika kita lihat hasil karya mereka yang kreatif, hanya perlu kita kembangkan lagi dengan lebih baik, saya rasa  produk-produk bisa dipasarkan ke dunia luar,” pungkas legislator dapil Jawa Timur X tersebut.

Zainuddin menilai produksi kreatif oleh siswa SMKN 5 Pontianak sudah baik, namun persoalan mendasarnya pada proses pemasaran.

“(Produknya) sudah diproduksi dengan bagus, tapi tidak bisa menjual. Untuk itu jika BLU sudah kelar status sudah mendapatkan payung hukum untuk bisa usaha, maka produk-produk anak didik kita bisa dipasarkan dan di kembangkan. Sekali lagi catatan saya agar pemerintah bisa merespon dan mendorong  SMK Negeri seperti SMKN 5 ini mempunyai status hukum dan memiliki BLU,” pintanya. (RO/OL-09)

Baca Juga

Freepik.com

Kongres Advokat Indonesia Gelar Rakernas Akhir Mei Mendatang

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 18 Mei 2022, 20:52 WIB
“Advokat KAI akan berkumpul untuk merumuskan mimpi besar para advokat melalui Rakernas KAI Tahun 2022,” kata...
DOK Pribadi.

Kemendagri Tekankan Pentingnya Transformasi Pengelolaan Arsip Instansi Pemerintah

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 20:24 WIB
Pengelolaan arsip di instansi pemerintah harus ditangani secara khusus mengingat pemindahan ibu kota negara baru akan...
Antara

KPU Masih Pakai Kotak Suara Kardus pada Pemilu 2024

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Rabu 18 Mei 2022, 19:36 WIB
Penggunaan kotak kardus juga diyakini bisa menghemat pengeluaran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya