Selasa 12 Oktober 2021, 08:01 WIB

Kuasa Hukum Luhut Bongkar Kebenaran Tudingan dan Permintaan Saham Haris Azhar

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Kuasa Hukum Luhut Bongkar Kebenaran Tudingan dan Permintaan Saham Haris Azhar

ANTARA/Widodo S. Jusuf
Haris Azhar

 

KUASA Hukum Luhut Binsar Pandjaitan, Juniver Girsang, mengungkapkan Haris Azhar pernah meminta saham PT Freeport Indonesia kepada kliennya. Karena permintaan itu ditolak, Haris Azhar kemudian menuduh Luhut bermain di sejumlah tambang di Papua.

"Jadi video berisi pernyataan Haris dan Fatia (Koordinator KontraS) di akunnya Haris itu diupload dapat diduga setelah permintaan saham Freeport Haris ke Pak Luhut ditolak. Jadi, saya duga ini semua (video tudingan Luhut bermain di sektor tambang) yang diungkap Haris merupakan grand design," ujar Juniver Girsang kepada Media Indonesia, Selasa (12/10).

Menurut dia, tudingan Haris Azhar dan Fatia pun tidak mendasar meskipun mengklaim berasal dari hasil kajian. Pasalnya, dari 26 halaman hasil kajian yang dimaksud tidak terungkap adanya temuan soal Luhut bermain di sektor tambang.

Baca juga: KPK Perpanjang Masa Penahanan Azis Syamsuddin

"Saya membaca secara rinci dokumen yang disebut Haris dan Fatia yang menjadi dasar dari tudingan itu. Di sana tidak ada apa yang mereka tuduhkan kepada Pak Luhut. Setelah ramai di publik, baru mereka meminta klarifikasi kepada Pak Luhut, padahal seharusnya mereka yang harus meluruskan," katanya.

Juniver mengatakan Luhut, selaku kliennya, yang merasa dicemarkan nama baiknya telah mengungkap bahwa Haris pernah mendatanginya untuk meminta saham freeport. Itu terjadi jauh sebelum video tudingan yang dibuat Haris dan Fatia beredar yakni Maret 2021.

"Mereka bilang omongan saya ngawur. Tapi ternyata sekarang Pak Luhut sendiri sudah menyatakan bahwa Haris memang pernah datang untuk meminta saham Freeport. Berarti, apa yang saya sampaikan benar dong," paparnya.

Ia pun meminta masyarakat berpikir jernih dari duduk perkara ini. Sebab informasi yang baik harus dilihat dari banyak sudut pandang secara objektif.

"Masyarakat tidak boleh teracuni kabar bohong dan yang tidak benar. Dari kasus ini kita sudah melihat mana yang benar dan dibuat-buat. Lebih jelasnya pun nanti proses hukum akan memperkuatnya," pungkasnya.

Media Indonesia mencoba meminta tanggapan kepada Haris Azhar mengenai informasi permintaan saham Freeport kepada Luhut. Namun, hingga berita ini dibuat, Haris belum memberikan jawaban.

Perseteruan Luhut dengan Haris dan Fatia saat ini tengah ditangani Polda Metro Jaya. Laporan Luhut terdaftar dengan nomor LP/B/4702/IX/2021/SPKT/Polda Metro Jaya pada Rabu (22/9/2021). Sebagai pelapor, Luhut telah menjalani pemeriksaan di PMJ, pada Senin, 27 September 2021, dan rencananya minggu ini Haris dan Fatia akan menjalani pemeriksaan di PMJ.

Bagi Luhut, dibawanya persoalan ini ke ranah hukum untuk memberikan pembelajaran bagi banyak pihak agar tidak asal menuduh orang lain. 

“Ini pembelajaran pada publik, lain kali jangan asal nuduh,” pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

dok.mi

Anggota Satgas TNI Ditembak Teroris di Papua, Kondisi Stabil

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 11:10 WIB
ANGGOTA Satgas TNI, Serka Asep menjadi korban dalam kontak senjata dengan teroris yang disebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di...
Ist/DPR

DPR Nilai Syarat Wajib Tes PCR Sebagai Langkah Mundur Pemulihan Ekonomi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 09:43 WIB
Aturan yang mewajibkan semua penampang pesawat wajib tes PCR 2x24 jam sebelum keberangkatan tersebut dinilai sebagai langkah mundur dalam...
Ist/DPR

Puan Minta Investigasi Kecelakaan LRT Jabodetabek dan Bus Transjakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Oktober 2021, 09:34 WIB
Keamanan dan keselamatan bertransportasi publik adalah hak masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat harus mengetahui penyebab...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Era Penuh Harapan di Dusun Bondan

Energi terbarukan mengangkat Dusun Bondan di Cilacap dari keterpurukan. Kini, warga selangkah lagi menggapai kesejahteraan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya