Senin 11 Oktober 2021, 16:58 WIB

Dugaan 8 'Antek' Azis Syamsuddin di KPK, Jubir: Tidak Akan Dilindungi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Dugaan 8

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Bekas Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan bersikap tegas terhadap semua pihak termasuk pegawainya. Prinsip zero tolerance masih berlaku dalam pemberantasan korupsi sehingga tidak akan melindungi pihak yang terbukti membantu dan melakukan rasuah.

"Kami masih terus dalami informasi (delapan orang pegawai KPK yang diduga membantu Azis) dimaksud sehingga menjadi terang dan jelas kebenarannya ataukah hanya sekedar rumor belaka," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada Media Indonesia, Senin (11/10).

Menurut dia, KPK selama ini tidak melindungi pihak mana pun termasuk pegawainya ketika terbukti melanggar hukum. Ketika terungkap pelanggaran etik atau pidana, KPK pasti menyeret pihak yang dimaksud untuk diminta pertanggungjawaban.

Baca juga: Syahrial Benarkan Komunikasi dengan Lili Pintauli Bocorkan Perkara

"KPK pastikan menerapkan zero tolerance kepada siapapun insan KPK yang diduga melanggar etik maupun pidana," paparnya.

Ali pun mengaku akan mendalami informasi mengenai adanya bekingan Azis Syamsuddin. Mantan Wakil Ketua DPR ini diduga memiliki jaringan dengan sedikitnya delapan orang yang berstatus pegawai KPK.

"Tentu (informasi itu akan didalami)," tegasnya.

Ia mengatakan KPK akan mengkonfirmasi informasi tersebut kepada seluruh pihak dalam kasus ini. Alasannya KPK tidak akan menutupi pihak yang melanggar aturan internal, terlebih yang berimplikasi pada pelanggaran hukum.

"Karena KPK serius untuk menindaklanjuti kebenaran informasi dimaksud," pungkasnya.(OL-4)

Baca Juga

MI/M. Irfan

Menkumham Sambut Pengesahan UU Kejaksaan dan Pembentukan Pengadilan Tinggi di Daerah 

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 07 Desember 2021, 22:40 WIB
Yasonna mengatakan perubahan Undang-Undang tentang Kejaksaan tersebut menjadi salah satu prioritas utama demi mewujudkan negara hukum yang...
dok.ist

Tuti Kuspiati Halim Adukan Dugaan Intervensi Jenderal ke Komisi 3 DPR

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
TUTI Kuspiati Halim, wanita paruh baya yang diduga mengalami kekerasan psikis oleh Wawan  alias Wan Hok, mengadu ke Komisi III DPR...
Antara

PPKM Level 3 Batal, Muktamar NU ke-34 Digelar 23-25 Desember 2021

👤Akhmad Mustain 🕔Selasa 07 Desember 2021, 21:48 WIB
Keputusan ini diambil karena pemerintah mencabut pemberlakuan PPKM level 3 secara nasional pada 24 Desember 2021 sampai 2 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya