Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung membidik sembilan debitur dalam perkara dugaan korupsi penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Kendati demikian, jumlah tersebut masih bisa berkurang.
Direktur Penyidikan Jampidsus Supardi menjelaskan pihaknya tidak akan meneruskan penyidikan terhadap debitur yang kolektabilitasnya sudah dinilai normal. Proses penyidikan, lanjutnya, hanya akan dilakukan kepada para debitur yang kolektabilitasnya dibuat tidak baik.
"Kalau kolektabilitasnya bagus, ya sudah kita enggak persoalkan. (Tapi) yang memang diniatkan jahat, kalau memang berusaha (sengaja) kolekbatilitasnya sekian itu yang harus kita selesaikan," ujarnya di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Kamis (7/10).
Saat proses penyidikan kasus tersebut diungkap pertama kali akhir Juni 2021, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menguraikan sembilan debitur yang mendapat fasilitas pembiayaan dari LPEI.
Baca juga: Kejagung Periksa Dirut PT Mulia Walet Indonesia terkait Korupsi LPEI
Mereka adalah Group Walet, Group Johan Darsono, Duniatex Group, Group Bara Jaya Uam, Group Arkha, PT Cipta Srigati Lestari, PT Lautan Harmoni Sejahtera, Pt Kemilau Harapan Prima, dan PT Kemilau Kemas Timur.
Sejauh ini, Supardi mengatakan penyidik masih menghitung jumlah kerugian keuangan negara dalam kasus LPEI. Pihaknya juga sedang menunggu laporan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ia berharap kerugian di kasus tersebut berkisar di angka triliunan rupiah. Berdasarkan laporan keuangan akhir 2019, LPEI mengalami kerugian Rp4,7 triliun.
Teranyar, penyidik Gedung Bundar memeriksa Suyono selaku Direktur Utama PT Mulia Walet Indonesia yang juga merangkap jabatan Dirut PT Jasa Mulia Walet dan Dirut PT Borneo Walet Indonesia. Komisaris dan pemegang saham PT Jasa Mulya Indonesia, Bogi Rahyono dan Silvie Soedjarwo Leksosadjojo, juga diperiksa sebagai saksi terkait penerimaan fasilitas kredit. (OL-4)
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Renovasi rumah tanpa menguras tabungan. Kenali BRI KPR Renovasi dengan cicilan fleksibel dan tenor panjang untuk wujudkan hunian lebih nyaman.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Meningkatnya kasus kekerasan dalam penagihan utang oleh debt collector menjadi peringatan keras bagi industri pembiayaan nasional.
Setiap pukul tiga dini hari, saat banyak remaja masih tertidur, Jeni Adilasari sudah memulai harinya di rumah sederhana di Bojonegoro.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved