Sabtu 25 September 2021, 20:17 WIB

Aktivis Muda Partai Golkar Prihatin Kasus yang Menimpa Azis Syamsuddin

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Aktivis Muda Partai Golkar Prihatin Kasus yang Menimpa Azis Syamsuddin

Antara
Azis Syamsuddin

 

JARINGAN Aktivis Muda Partai Golkar (JAM Golkar) mengaku prihatin atas kasus hukum yang tengah dihadapi kader senior Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. JAM Golkar juga berharap agar Aziz dan juga keluarganya bisa melewati situasi ini dengan baik.

"Kami tentu saja sangat prihatin atas kasus yang menimpa Bang Aziz ini. Beliau adalah kader senior dan telah banyak berjasa buat partai Golkar. Meski kami juga menghargai proses hukum yang dijalankan KPK dan berharap dijalankan secara transparan dan profesional," ungkap Ketua JAM Golkar Rudolfus Jack Paskalis kepada awak media di Jakarta, Sabtu (25/9).

Jack menjelaskan masalah yang menimpa Aziz tentu saja mengganggu konsolidasi dan konsentrasi partai Golkar yang saat ini bersama pemerintah sedang berjuang untuk melewati pandemi Covid 19 sekaligus mendorong pemulihan ekonomi nasional. "Apalagi saat ini sedang ada tren kenaikan tingkat elektabilitas partai, maka kasus ini tentu saja mengganggu konsolidasi baik yang sudah dilakukan selama ini. Sebagai sesama kader kami ikut mendoakan agar bang Azis beserta keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini," lanjut Jack yang juga menjabat Ketua Umum Sahabat Muda Airlangga Hartarto tersebut.

Maka itu kata Jack, dalam rangka penguatan soliditas partai dan mencermati dinamika terkini, salah satunya terkait posisi Wakil Ketua DPR RI yang ditinggal Azis, Jack menganggap hal tersebut paling ideal diisi oleh Sekjen DPP Partai Golkar Lodewijk Paulus. "Terkait posisi Wakil Ketua DPR RI untuk menggantikan Azis tentu saja yang ideal saat ini adalah Pak Sekjen," tandas Jack.

Menurut dia sosok yang bisa menggantikan Azis haruslah sosok yang relatif tidak memiliki resistensi di internal Golkar dan bisa merangkul semua kelompok atau faksi yang ada di dalam tubuh Golkar. Selain itu figur tersebut haruslah tokoh yang memiliki rekam jejak bersih, berpengalaman dan tidak punya masalah hukum. "Dan ini yang ideal menurut kami adalah Pak Sekjen. Dengan beliau yang didorong maka polemik dan perebutan posisi tersebut pun juga dengan sendirinya mereda dan partai golkar fokus untuk konsolidasi kembali menghadapi event politik di 2024," pungkasnya. (OL-8)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

RUU Pemasyarakatan Disahkan

👤Sri Utami 🕔Kamis 07 Juli 2022, 15:03 WIB
UU Pemasyarakatan mengedepankan upaya pembinaan untuk mengembalikan narapidana agar menyadari sepenuhnya...
MI

Korupsi Satelit Kemenhan, JAM-Pidmil Fokus Dalami Kontrak Navayo

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 07 Juli 2022, 14:53 WIB
"Sekarang kami fokus menyidik terkait kontrak dengan Navayo," ujar JAM-Pidmil Laksamana Madya Anwar...
Antara

MK Tolak Permohonan Anis Matta Soal Keserentakan Pemilu

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 07 Juli 2022, 13:15 WIB
Mahkamah Konstitusi berpendapat bahwa pemilu harus tetap diselenggarakan secara serentak, demi penguatan sistem pemerintahan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya