Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL ketua komisi III DPR RI Adies Kadir menjelaskan bahwa Alex Noerdin telah memiliki Tim kuasa hukumnya sendiri. Golkar belum memberikan bantuan hukum secara resmi untuk Alex Noerdin.
"Sampai saat ini hanya sebatas koordinasi saja. Kalau yang resmi belum, Seperti nya beliau sudah punya tim penasehat hukum sendiri," ungkap Adies saat dihubungi di Jakarta, Minggu (19/9).
Kendati demikian Adier menuturkan bawha Golkar tetap memantau perkembangan kasus hukum yang dialami Alex Noerdin di Kejaksaan Agung. Jika memang dibutuhkan Golkar akan siap memberikan dampingan hukum untun Alex Noerdin.
"Kami tinggal memantau saja. Pada prisnsip nya kalau di minta Bakumham Partai Golkar siap turut mendampingi," ungkapnya.
Baca juga : Anggota DPR Harap Instruksi Jokowi agar Polisi Humanis Dijalankan
Seperti yang sudah diketahui Kejaksaan Agung menetapkan anggota Komisi Energi Dewan Perwakilan Rakyat Alex Noerdin sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi Sumatera Selatan (PDPDE Sumsel).
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Supardi, menyebutkan, selain Alex, penyidik juga menetapkan mantan Komisaris PDPDE Sumatera Selatan Muddai Madang sebagai tersangka. Supardi mengatakan, keduanya ditetapkan tersangka setelah menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.00 WIB. “Iya betul,” ujar Supardi saat dikonfirmasi soal penetapan tersangka Alex Noerdin dan Muddai Madang pada Kamis, 16 September 2021. (OL-2)
PARTAI amanat Nasional atau PAN dan Golar merespons wacana pemotongan gaji menteri dan anggota DPR serta menekankan evaluasi APBN
Pengamat ESA Unggul Jamiluddin Ritonga kritik usulan koalisi permanen Golkar untuk Prabowo, dinilai berisiko lemahkan DPR dan checks and balances.
Alih-alih memperkuat efektivitas kerja parlemen, skema tersebut justru bisa memicu konflik internal.
KETUA Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengungkapkan, Adies Kadir bukan lagi merupakan anggota maupun pengurus partai.
Dia memastikan Adies tidak lagi terikat dengan Golkar, bahkan sebelum ia dipilih menjadi Hakim MK. "Sebelum ditetapkan. Ya beberapa hari lalu lah, suratnya nanti saya cek.
Castro mengungkap adanya indikasi desain besar untuk melumpuhkan independensi MK dalam menetapkan Adies Kadir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved