Selasa 07 September 2021, 18:13 WIB

Relawan Embuskan Kabar Perombakan Kabinet dari Kalangan Profesional

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Relawan Embuskan Kabar Perombakan Kabinet dari Kalangan Profesional

Antara
Presiden Joko Widodo kala bertemu pimpinan parpol koalisi

 

KABAR perombakan jajaran Kabinet Indonesia Maju kian santer berembus setelah PAN resmi masuk ke dalam Koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Relawan Jokowi Mania (JoMan) memprediksi Presiden Joko Widodo akan menggelar reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Ia mengklaim mengantongi informasi tersebut dari lingkaran Presiden Jokowi.

"(Reshuffle kabinet) Info yang kita dapat dalam waktu dekat sih, tapi paling lambat ya Oktober ini. Reshuffle ini juga menjadi kebutuhan agar pemerintahan Jokowi yang terakhir ini meninggalkan legacy yang baik buat pemerintahannya yang periode kedua ini kurang maksimal," kata Ketua Relawan Joman Immanuel Ebenezer (Noel) lewat pesan singkat, Selasa (7/9).

Menurutnya, kurang maksimalnya pemerintahan Presiden Jokowi pada periode kedua, bukan karena masalah pandemi Covid-19. Immanuel berpendapat penyebab turunnya kinerja kabinet, karena sejumlah menteri yang tidak bekerja sungguh-sungguh. Ia berharap ada reshuffle kabinet demi Jokowi meninggalkan 'legacy' yang baik meski hal itu merupakan hal preogratif Presiden.

Ia mengaku belum mengetahui pasti ihwal kursi menteri yang akan mengalami pergantian. Namun, Noel memprediksi Mensesneg Pratikno, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, Menteri Perdagangan M Luthfi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

"Kita lihat sampai detik ini marak mafia tanah, mafia kesehatan, mafia obat, obat mahal, langka, belum lagi mafia PCR. Kita lihat antigen itu semua harus pakai standar Kemenkes, kita lihat alatnya juga tidak bagus," tandasnya. 

Selain itu, ia menilai Pratikno berkali-kali bermasalah berkaitan dengan dokumentasi negara. Apalagi, tugasnya adalah menyaring keluar masuknya informasi berkaitan dengan kepentingan Presiden.

"Salah satunya (masalah) Omnibus Law, kedua soal Bipang, ketiga soal statuta Universitas Indonesia dan belum yang lain lain. Kabarnya Presiden memang sedang tidak happy ke beliau," ujar Noel.

Ia menambahkan, menteri berlatar belakang profesional kerap memakai logika bisnis ketika di mandatkan untuk menyelesaikan sesuatu atau persoalan pandemi. Akhirnya, tak ada penyelesaian kemanusiaan karena didasari peluang-peluang bisnis. Hal ini, kata dia, menjadi pelajaran juga untuk Presiden Jokowi.

"Menteri yang dicopot legawa dan ikhlas. Jangan berbuat gaduh apalagi sampai bermanuver," pungkas aktivis 98 ini. (OL-8)

Baca Juga

ANTARA/Reno Esnir

KPK Soal Sidang Lili: Penegakan Etik Dewas Menguatkan Pemberantasan Korupsi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 03 Juli 2022, 08:45 WIB
Lili diduga mendapatkan akomodasi hotel hingga tiket MotoGP dari salah satu perusahaan badan usaha milik negara...
dok pribadi

PBNU Peringatkan Komentar Picisan dalam Kasus Mardani H Maming

👤Henri Siagian 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:20 WIB
"Pengalihan izin usaha pertambangan (IUP) terjadi lebih dari 10 tahun lalu dan bahkan saat itu Ketum PBNU Gus Yahya belum mengenal...
Ist/BPN Provinsi Kaltim

Komitmen Kanwil BPN Provinsi Kaltim Dukung Pembangunan IKN Nusantara

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 23:08 WIB
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur memiliki peran penting dalam proses pembangunan IKN...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya