Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PERMOHONAN justice collaborator (JC) terdakwa oleh majelis hakim tidak selalu diejawantahkan dengan vonis yang lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum.
Hal itu tercermin dari hukuman terhadap Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, terdakwa korupsi pengadaan bantuan sosial sembako Covid-19 di Jabodetabek sekaligus anak buah mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.
Anggota Dewan Pakar Masyarakat Pemantau Peradilan Indonesia Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Yunus Husein, menjelaskan, selain jenis hukuman, status JC yang diganjar hakim kepada terdakwa bisa bermacam bentuk.
Contohnya, lanjut Yunus, perkara kasus suap pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang menyeret nama mantan anggota DPR RI Agus Condro.
"Menjalani hukuman dekat kampung seperti Agus Condro, pembebasan bersyarat dipermudah, perlakuan lebih baik," urai Yunus kepada Media Indonesia, Kamis (2/9).
Terpisah, peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat), Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman menjelaskan bahwa hukuman terdakwa yang permohonan JC-nya dikabulkan erat kaitannya dengan terdakwa lain yang tidak mengajukan JC.
"Misalnya hakim dapat memutus lebih rendah (terdakwa JC) daripada pelaku-pelaku lain yang tidak berstatus JC," ujar Zaenur saat dihubungi dari Jakarta.
Oleh karenanya, Zaenur berpendapat tuntutan jaksa tidak bisa dijadikan perbandingan dengan putusan majelis hakim.
Dalam perkara korupsi pengadaan bansos sembako, terdakwa penerima suap sampai sejauh ini hanya terdiri dari Matheus, Adi, dan Juliari. Juliari sendiri tidak mengajukan JC selama persidangan dan divonis pidana penjara 12 tahun.
Kendati demikian, Zaenur menerangkan dengan pengabulan JC oleh majelis hakim, terdakwa bisa mendapatkan perlindungan-perlindungan yang diberikan hukum, misal perlindungan secara fisik, penanganan secara khusus, bahkan bisa diberi penghargaan. Keuntungan lain yang diperoleh terdakwa juga berimbas saat menjalani masa tahanan sebagai narapidana.
"Misalnya hak mendapatkan remisi, itu yang tidak bisa diterima terpidana selain (berstatus) JC," tandas Zaenur.
Sebelumnya, majelis hakim yang diketuai Muhammad Damis dengan beranggotakan hakim Yusuf Pranowo dan hakim ad hoc Joko Subagyo memvonis Matheus lebih tinggi setahun dari tuntutan jaksa KPK, yaitu pidana penjara selama 9 tahun.
Sedangkan pidana denda dan pidana tambahan uang pengganti yang dijatuhkan hakim kepada Matheus telah sesuai dengan tuntutan. Hakim menjatuhkan denda sebesar Rp450 juta subsider 6 bulan kurungan dan uang pengganti sejumlah Rp1,56 miliar.
Dalam sidang pembacaan yang terpisah pada Rabu (1/9) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, vonis yang dijatuhi hakim terhadap Adi sesuai dengan tuntutan jaksa KPK, yaitu pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp350 juta subsider 6 bulan kurungan. (Tri/OL-09)
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Salah satu terobosan dalam program ini adalah penempatan unit filter air bersih dan fasilitas internet di Puskesmas Batipuh Selatan.
MAHKAMAH Agung (MA) akan mengevaluasi sistem pengawasan hakim agar berjalan lebih efektif dan menegaskan tidak mentoleransi praktik korupsi di lingkungan peradilan.
Prabowo menyadari bahwa tindakan tegas dalam penegakan hukum seringkali menimbulkan ketidaksukaan dari pihak-pihak tertentu, terutama mereka yang terjerat kasus hukum.
Para pelaku korupsi tetap ingin memanfaatkan uangnya, tetapi pilihan mereka menjadi terbatas.
FILM Jembatan Shiratal Mustaqim produksi Dee Company yang akan tayang 9 Oktober 2025 menyoroti tentang hukuman bagi para pejabat korup di akhirat
KASUS perjalanan-penyelenggaraan haji 2023-2024 tentu saja menyentak kita semuanya.
Almas mengatakan Presiden Prabowo dalam berbagai pidato kenegaraannya kerap menggaungkan pemerintahan yang dipimpin akan sangat tegas memberantas korupsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved